.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

PROFIL BUPATI ENDE

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
Ketua DPRD Ende Lantik Anggota DPRD Hasil PAW
Selasa, 05 Oktober 2021
Ketua DPRD Kabupaten Ende, Fransiskus Taso, S. Sos melantik dan mengambil sumpah, Syukri Abdullah dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI)... Selengkapnya...
Gambar
110 Mahasiswa STIPAR Diwisuda
Selasa, 05 Oktober 2021
Sebanyak 110 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa (STIPAR) Kabupaten Ende diwisuda. 95 orang lulus dengan predikat memuaskan dan 15... Selengkapnya...
Gambar
Semua Pihak Diajak Kerjasama Berantas Perdagangan Manusia
Senin, 04 Oktober 2021
Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau manusia masih berlangsung sampai saat ini, oleh karena itu diperlukan kerjasama yang harmonis dan... Selengkapnya...
Gambar
Bupati Ende Launching Program Pemberdayaan Tenun In Ende
Jumat, 01 Oktober 2021
Bupati Ende, Drs. Djafar Achmad melaunching program pemberdayaan Tenun Ikat Ende di Kelurahan Rewaranga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Kamis... Selengkapnya...
Gambar
KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN ENDE BERI ARAHAN KEPADA 54 KEPALA SEKOLAH BARU
Jumat, 01 Oktober 2021
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende Matildis Mensi Tiwe, SE, M. Akt, adakan pengarahan kepada 54 Kepala Sekolah, yang terdiri dari... Selengkapnya...

PELAKU USAHA TIDAK DAFTARKAN PRODUKNYA TAKUT URUSAN IZIN BERBELIT

PDF

Salah satu faktor yang menyebabkan para pelaku usaha enggan atau takut mendaftarkan produknya adalah masalah pembuatan izin yang dikuatirkan berbelit-belit dan membutuhkan biaya besar.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Dr. dr. Agustinus G. Ngasu, M.Kes. M.MR mengatakan ini saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Sosialisasi dan Desk Registrasi dalam rangka Jemput Bola Registrasi Pangan Olahan di Kabupaten Ende yang digelar Balai Pengawasan Obat dan Makanan BP. POM. Ende, bertempat di aula Wisma Emaus, Jln. Diponegoro, Kamis (23/9/2021)

 

Sekda Gusti Ngasu mengatakan, kekuatiran para pelaku usaha akan berbelit-belitnya pengurusan izin usaha disebabkan kurangnya informasi atau pengetahuan dari pelaku usaha itu sendiri terkait mekanisme pengurusan izin.

 

Kegiatan sosialisasi ini kata Sekda Gusti Ngasu ini merupakan langkah yang sangat efektif untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat khususnya para pelaku usaha serta menghapus anggapan di antara pelaku usaha yang menduga proses pengurusan izin berbelit - belit.

 

"jadi sosialisasi ini penting, sehingga para pelaku usaha bisa tau secara pasti mekanisme pengurusan izin usaha dan pelaku usaha tidak lagi beranggapan kalau urus izin usaha itu berbelit-belit" ujar Sekda Gusti.

 

Kegiatan sosialisasi ini juga kata Sekda, untuk memotivasi para pelaku usaha untuk bisa mendaftarkan produknys, sehingga produknya dapat diedarkan secara legal, aman, bermutu dan bermanfaat.

 

Plt. Kepala Loka POM di Kabupaten Ende, Beny Hendrawan Prabowo,S. Farm di hadapan peserta sosialisasi mengatakan,   registrasi pangan olahan merupakan salah satu bentuk pengawasan pre market yang dilakukan pihak BP. POM sebelum diedarkan untuk memastikan pangan benar- benar aman dan bermutu mulai dari komposisi bahan, sarana produksi sampai produk tersebut siap dijual.

 

Jelas Beny Hendrawan, Kegiatan sosialisasi ini dilaksakan dengan maksud untuk memangkas waktu yang diperlukan dalam proses registrasi pangan sehingga pelaku usaha usaha dapat segera memasarkan produknya dengan aman dan legalitas yang ada.

(Prokopim/Helen Mei (eln)).

Addthis
You are here