.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Gambaran Umum dan Pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende adalah melaksanakan fungsi sebagai Dinas Daerah dengan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Ende No.06 tahun 2008 tentang Pembentukan organisasi dan tata kerja Dinas Daerah.

VISI, MISI, SASARAN, STRATEGI  DAN KEBIJAKAN

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN ENDE

VISI

Era Globalisasi dan liberalism ekomomi telah membawa pembaharuan yang sangat cepat dan berdampak luas bagi perekonomian, baik di dalam negeri maupun di dunia internasional. Dampak yang paling dirasakan adalah semakin ketatnya persaingan disektor industri dan perdagangan.

Sebagai bagian dari gambaran atas sektor industri yang dicita-citakan pembangunan industri nasional maka visi pembangunan industry nasional dalam jangka panjang adalah membawa Indonesia menjadi “sebuah Negara Industri yang tangguh di dunia”.

Sedangkan  untuk sektor perdagangan visi pembangunan perdagangan  nasional dalam jangka panjang adalah : Terwujudnya system perdagangan barang dan jasa didalam negeri yang kondusif dan berdaya saing berlandaskan mekanisme pasar yang sehat dan berkeadilan.

Visi merupakan gambaran keadaan / kondisi ideal yang ingin dicapai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende pada masa yang akan datang, sekaligus menjadi tekat kebersamaan untuk meraih apa yang diinginkan. Mengingat peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende tidak terlepas dari upaya pengembangan ekonomi Nasional, Propinsi dan pengembangan ekonomi Kabupaten dan merupakan penjabaran lebih lanjut dari visi Bupati dan Wakil Bupati Ende yaitu “TERWUJUDNYA MASYARAKAT ENDE LIO SARE PAWE.”

Sementara untuk mewujudkan visi tersebut, dilaksanakan melalui 8 misi yaitu:

(1) Mewujudkan Kualitas Keamanan, Ketertiban, Kesejahteraan Sosial dan Kehidupan Beragama

(2)     Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan

(3)     Meningkatkan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan

(4)     Meningkatkan Perekonomian Rakyat

(5)     Menumbuhkembangkan Budaya Lokal, untuk Mendukung Pariwisata

(6)  Meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang hukum dan penataan birokrasi menuju tata     pemerintahan yang baik

(7)     Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur, dan Lingkungan Hidup

(8)     Meningkatkan Peran Serta Masyarakat dalam Pembangunan

Dalam keterkaitan dengan penjabaran visi dan misi Pemerintah Kabupaten Ende tersebut, Dinas Perindusrian dan Perdagangan sebagai salah satu SKPD yang mempunyai tugas dan fungsi yang berkaitan dengan urusan pembangunan di sektor perekonomian dalam perencanaan lima (5) tahun kedepan menjabarkan program dan kegiatannya untuk pencapaian misi ke 4 yaitu Meningkatkan Perekonomian Rakyat.

Bertolak dari tugas pokok dan fungsi serta peran yang harus diemban oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende yang  semakin Strategi  pada 5 tahun mendatang dan setelah melakukan pengkajian dan analisis, perlu menyatakan tekat, sebagai mana tertuang pada Visi :   “TERWUJUDNYA INDUSTRI DAN DAGANG KECIL YANG MANDIRI MENUJU MASYARAKAT ENDE LIO SARE PAWE”.

Mengingat Visi adalah gambaran keadaan / kondisi Ideal yang akan dicapai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende pada masa yang akan datang agar dapat diukur, maka uraian visi  dapat dijelaskan  sebagai berikut :

1. Terwujudnya industri kecil dan dagang kecil yang tangguh menghadapi  persaingan global.

2. Meningkatnya pertumbuhan produk industri kecil dalam aneka bentuk dan mutu yang terjamin.

3. Terjadinya perluasan usaha, penyerapan tenaga kerja disektor industri kecil dan dagang   kecil

4. Meningkatnya konstribusi di sektor Industri dan Perdagangan terhadap   PDRB dan PAD.

MISI :

Guna mewujudkan Visi yang telah ditetapkan, maka dirumuskan  Misi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende sebagai berikut :

  1. Mejadikan industri dan dagang kecil sebagai basis yang tangguh dan berdaya saing kuat dalam mendukung perekonomian Daerah.
  2. Menjadikan Industri dan dagang kecil sebagai aktivitas yang memilki daya dukung yang tinggi.
  3. Memberdayakan industri dan dagang kecil sebagai pelaku ekonomi yang mampu memanfaatkan keunggulan potensi lokal.
  4. Menjadikan industri dan dagang kecil sebagai sarana informasi yang berkaitan dengan dunia usaha.
  5. Menjadikan industri dan dagang kecil sebagai penggerak utama peningkatan daya saing mutu produksi industri lokal.
  6. Menjadikan industri dan dagang kecil sebagai penggerak utama dalam meningkatkan kelancaran distribusi, penggunaan produksi dalam negeri, perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan.

Tujuan

Tujuan merupakan penjabaran dari pernyataan MISI yang didasarkan pada isu-isu dan analisis Strategi  yang akan dicapai pada jangka waktu 1-5 tahun, untuk itu tujuan dari Dinas Perindag Kabupaten Ende tahun 2009 s/d 2014 dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Menjadikan industri dan dagang kecil sebagai basis yang tangguh dan berdaya saing kuat dalam mendukung perekonomian Daerah.

Tujuannya:

Mewujudkan Industri dan dagang kecil tetap exist walaupun menghadapi era krisis moneter.

  • Menjadikan industri dan dagang kecil sebagai aktvitas yang memiliki daya dukung yang tinggi bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

Tujuannya:

Mewujudkan kegiatan industri dan dagang kecil yang memiliki daya dukung yang tinggi bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

  • Memberdayakan industri dan dagang kecil sebagai pelaku ekonomi yang mampu memanfaatkan keunggulan potensi lokal.

Tujuannya:

Menjadikan industri dan dagang kecil yang berkualitas sebagai pelaku ekonomi dengan memanfaatkan potensi - potensi lokal.

  • Menjadikan industri dan dagang kecil sebagai sarana informasi yang berkaitan dengan dunia usaha,

Tujuan :

Tercapainya serta tersedianya sarana informasi yang benar dan akurat yang berkaitan dengan dunia usaha.

  • .Menjadikan industri kecil sebagai penggerak utama peningkatan daya saing mutu produksi industri lokal.

Tujuannya :

Meningkatkan daya saing mutu produk industri lokal.

  • Menjadikan dagang kecil sebagai penggerak utama dalam meningkatkan kelancaran distribusi, pengguna produksi dalam negeri, perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan.

Tujuan :

Meningkatkan kelancaran arus distribusi penggunaan produksi dalam negeri, perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan.

Sasaran

Sasaran merupakan penjabaran dari  tujuan secara terukur yaitu sesuatu yang ingin dicapai/dihasilkan secara nyata oleh Dinas Perindag Kabupaten Ende sebagai berikut :

1. Tujuan

Mewujudkan industri dan dagang kecil yang tangguh dan berdaya saing kuat dalam mendukung perekonomian Daerah.

Sasaran :

Meningkatnya daya saing yang berkelanjutan di Pasar Global melalui akses pasar sebagai kemitraan usaha kecil, menengah, dengan perusahaan/pedagang besar.

2. Tujuan

Mewujudkan industri dan dagang kecil yang memiliki daya dukung yang tinggi bagi  peningkatan perekonomian masyarakat.

Sasaran :

Meningkatnya daya dukung yang tinggi bagi perkembangan industri dan dagang kecil guna mendukung perekonomian masyarakat.

3. Tujuan

Menjadikan industri dan dagang kecil yang berkualitas sebagai pelaku ekonomi dengan memanfaatkan potensi -  potensi lokal.

Sasarannya :

Mewujudkan Industri dan dagang kecil yang sebagai pelaku ekonomi yang mampu untuk memanfaatkan potensi-potensi lokal yang ada di kabupaten Ende.

4. Tujuan

Tercapainya serta tersedianya sarana informasi yang benar dan akurat yang berkaitan dengan dunia usaha.

Sasarannya :

Terwujudnya pelayanan informasi yang benar dan akurat untuk kepentingan dunia usaha.

5. Tujuan

Meningkatkan daya saing mutu produk industri lokal.

Sasaran :

Terwujudnya mutu produk industri lokal yang berdaya saing tinggi.

6. Tujuan

Meningkatkan kelancaran arus distribusi, pengamanan industri dalam negeri, pengamanan produksi dalam negeri, perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan.

Sasarannya :

Terwujudnya sistim distribusi yang efektif dan efisien, meningkatnya tertib ukur dan terwujudnya pemberdayaan konsumen serta perlindungan produksi dalam negeri.

Strategi  dan Kebijakan

  1. Strategi

Strategi  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende adalah rencana yang menyeluruh dan terpadu yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan VISI dan MISI. Dalam penjabarannya Strategis Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan sumber daya manusia dan profesionalisme serta mental aparatur untuk memberikan pelayanan publik yang lebih murah, cepat, transparan, dan akuntabel kepada dunia usaha.
  2. Membangun jaringan industri dan meningkatkan daya saing yang mendorong inovasi.
  3. Meningkatkan produktivitas, efisiensi dan jenis daya yang digunakan dalam industri.
  4. Mendorong pengembangan SDM industri dan perdagangan, khususnya dibidang teknik produksi dan manajemen bisnis.
  5. Membangun sistem distribusi bahan kebutuhan pokok yang efisien dan efektif.
  6. Meningkatkan efektifitas mekanisme penegakan hukum dibidang pengawasan barang beredar dan jasa.

2.  Kebijakan

Kebijakan yang akan ditempuh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende dalam kurun waktu 5 (lima) tahun sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan sebagai berikut :

a. Sasaran

Meningkatnya daya saing yang berkelanjutan dipasar global melalui akses pasar membangun kemitraan usaha, kecil, menengah dan pedagang besar.

Kebijakan :

Pengembangan usaha dan kepastian berusaha serta fasilitasi kemudahan, perijinan serta pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia dan sarana Perdagangan dan Industri.

b. Sasaran

Meningkatnya daya dukung yang tinggi bagi pengembangan industri dan dagang kecil guna mendukung perekonomian Daerah.

Kebijakan :

Pengembangan industri prioritas yang dipilih berdasarkan kemampuan Daerah yang mampu bersaing di pasar lokal dan nasional/internasional.

c. Sasaran

Mewujudkan Industri  dan dagang kecil yang sebagai pelaku ekonomi yang mampu untuk memanfaatkan potensi-potensi lokal yang ada di kabupaten Ende

Kebijakan :

Menggali  potensi-potensi lokal guna mendukung pengembangan industri dan dagang kecil

d. Sasaran

Terwujudnya pelayanan informasi yang benar dan akurat untuk kepentingan dunia usaha.

Kebijakan :

Mengoptimalkan dan meningkatkan jaringan informasi industry dan perdagangan yang mampu merespon kebutuhan dunia usaha terutama pedagang kecil dan menengah.

e. Sasaran

Terwujudnya mutu produk Industri lokal yang berdaya guna tinggi.

Kebijakan :

Pengembangan komoditi yang berorientasi ekspor yang berdaya saing dipasar global, penguatan kelembagaan serta sarana dan prasarana perdagangan.

f. Sasaran

Terwujudnya sistem distribusi yang efektif dan efisien, meningkatnya tertib ukur dan terwujudnya pemberdayaan konsumen serta membudayakan produksi dalam negeri .

Kebijakan :

  1. Pembinaan pasar dan distribusi
  2. Peningkatan  produkitivitas dan penggunaan produksi dalam negeri
  3. Pengembangan penyelenggaraan perlindungan konsumen dan pengawasan barang beredar dan jasa.

Rencana Program dan Kegiatan

Penjabaran lebih lanjut dari  kebijakan pengembangan industri dan perdagangan Kabupaten Ende 5 (lima) tahun kedepan dituangkan dalam program SKPD, program wajib SKPD sebagai berikut :

Program

A. Program Rutin SKPD

  1. Program pelayanan administrasi perkantoran
  2. Program peningkatan sarana dan prasarana apratur
  3. Program peningkatan sumber daya aparatur
  4. Program peningkatan disiplin aparatur
  5. Program peningkatan pengembangan system pelaporan dan capaian kinerja dan keuangan.

B. Program Wajib Dinas Perindag Kab. Ende :

  1. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan
  2. Program Peningkatan Kerjasama Internasional
  3. Program Peningkatan dan Pengembangan Eksport.
  4. Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri
  5. Program Pembinaan Pedagang Kaki Lima dan Asongan
  6. Program Peningkatan Kapasitas Iptek System Produksi
  7. Program Pengembangan Industri  Kecil dan Menengah
  8. Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri
  9. Program Penataan Struktur Industri
  10. Program Pengembangan Sentra-Sentra Industri  Potensial

Kegiatan

A. Kegiatan Rutin SKPD

  1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat
  2. Penyediaan Jasa Komunikasi Sumber Daya Air dan Listrik
  3. Penyediaan Jasa Jaminan Barang Milik Daerah (penjaga) 3  Orang
  4. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan
  5. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
  6. Penyediaan Jasa Alat Tulis Kantor
  7. Penyediaan Jasa Cetakan dan Penggandaan
  8. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik
  9. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan
  10. Penyediaan Makanan dan Minuman
  11. Penyediaan Rapat-rapat Koordinasi tingkat Propinsi dan Pusat
  12. Penyediaan Monitoring Evaluasi Kegiatan Indag
  13. Pengadaan Kendaraan Dinas / Operasional
  14. Pengadaan Peralatan Gedung Kantor
  15. Pengadaan Meubeler
  16. Pemeliharaan Rutin / Berkala Kendaraan Dinas/Operasional
  17. Pemeliharaan Peralatan Komputer
  18. Rehabilitasi sedang / Berat Gedung Kantor
  19. Pengadaan Tangki Ukur Mobil
  20. Pengadaan Perlalatan Sidang Tera/tera Ulang
  21. Diklat Pejabat Fungsional (penyuluh)
  22. Diklat Sistem Industri bagi Pejabat Eselon III dan IV
  23. Diklat AMDAL bagi Pejabat Eselon IV
  24. Diklat Pengolahan Kelapa Terpadu bagi Aparatur dan Perajin
  25. Diklat Aneka Pengolahan Pangan
  26. Magang ATBM
  27. Magang Pengolahan Pelepah Pisang
  28. Diklat Shindan – Shi (Konsultan Diagnosis IKM )
  29. Diklat Penera Ahli dan Penera Terampil
  30. Diklat PPNS Metrologi
  31. Diklat PPNS Wajib Daftar Perusahaan (WDP)
  32. Dikalt Teknis Perdagangan Luar Negeri
  33. Diklat Teknis Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa
  34. Forum Evaluasi dan Perencanaan Tahunan (EVAPERTA) kelompok usaha binaan indag
  35. Statistik Indag

B. Kegiatan Wajib  SKPD :

a. Bidang Perindustrian :

1.  Rakor Indag dan Jasa Perekonomian, Workshop Penyusunan RKA-DPA SKPD

2.  Pembinaan dan Konvensi GKM bagi IK:M

3.  Bantuan Sarana Pelatihan Pengolahan Batu Granit

4.  Pameran Produksi Industri Kab. Ende

5.  Bantuan Operasional Garam Beriodium

6.  Rehabilitasi Gudang Garam

7.  Bantuan Operasional Dekranasda Kab. Ende

8.  Bantuan Mesin/Peralatan, Bimtek dan Bahan  Baku/Penolong Kerajinan Tenun Ikat

9.  Pelatihan Pembuatan Sovenir dari Tenun Ikat

  1. Bantuan Mesin/Peralatan Bahan Baku/Penolong IK Batako
  2. Bimtek, bantuan peralatan Produksi dan bahan Baku/Penolong IK Bata Merah
  3. Bimtek, bantuan peralatan produksi dan bahan baku/penolong IK Gerabah
  4. Bantuan Mesin Peralatan Kerajinan Batu Berwarna
  5. Bimtek, bantuan peralatan produksi dan bahan baku/penolong IK Meubel Kayu
  6. Bantuan Peralatan dan Bahan Baku Penolong Aneka Kerajinan Bambu
  7. Pelatihan Anyaman Rotan
  8. Bantuan bimtek, mesin/peralatan , bahan baku /penolong pandai Besi
  9. Pelatihan pembuatan minyak kelapa murni (VOC)
  10. Pelatihan dan batuan mesin/peralatandan bahan baku/penolong Tahu tempe
  11. Pelatihan pengolahan Aneka Makanan dari ikan
  12. Bimtek,Bantuan peralatan produksi IK Emping melinjo
  13. Bimtek dan bantuan peralatan produksi untuk Sirup Jahe, temu lawak instan dan Kencur instant
  14. Pelatihan paska panen jambu mete untuk Kel. Gapoktan
  15. Pelatihan pengolahan kulit kopi menjadi anggur
  16. Bantuan mesin penggiling kopi
  17. Bantuanperalatan Bengkel Tambal Ban
  18. Bantuan peralatan perbengkelan Sepeda Motor
  19. Bantuan peralatan media rekaman
  20. Bimtek, bantuan mesin peralatan menjahit pakaian
  21. Bantuan peralatan dan Bahan Baku Anyaman Tikar
  22. Bantuan Mesin Penggiling Tanah
  23. Pelatihan Pengolahan Sabut kelapa
  24. Pelatihan keterampilan Membuat Kripik Pisang dan Ubi
  25. Bantuan Mesin Peralatan Industri dari Bahan Baku Pelepah Pisang

b. bidang Perdagangan :

-      Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan

  • Pendataan Alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP)
  • Pengawasan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT)
  • Pengawasan Alat Ukur, Takar, TImbang dan Perlengkapannya (UTTP)
  • Sidang Tera/tera Ulang Alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP)
  • Peningkatan Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa

-      Peningkatan Efisien Perdagangan Dalam Negeri

  • Pengembangan Pasar dan Distribusi Barang / Produk
  • Peningkatan Sistem dan Jaringan Informasi Perdagangan dalam Bentuk Pendataan dan Monitoring Perkembangan Harga dan Stock Sembako dan Barang Penting/Strategi  lainnya, antar pulau, konsultasi teknis penyebarluasan harga melalui media cetak / elektronik
  • Pengembangan Pasar Lelang Daerah (misi dagang lokal)
  • Operasi Pasar
  • Fasilitasi kemudahan perijinan pengembangan usaha
  • Pendataan, pembinaan dan pengawasan Wajib Daftar Perusahaan
  • Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri

-          Pembinaan Pedagang Kaki Lima dan Asongan

  • Fasilitasi modal usaha dalam bentuk bantuan Cold Box
  • Penyuluhan peningkatan disiplin pedagang kaki lima dan asongan

-      Kerja Sama Pembangunan

  • Pembangunan Pasar Daerah

 

Addthis
You are here