.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Nakertrans

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi


VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN


Visi dan Misi

Visi dan Misi Kabupaten Ende

Pemerintah Kabupaten Ende menempatkan Ketenagakerjaan dan Transmigrasi sebagai penunjang prograrn Pembangunan Daerah di bidang Ekonomi Rakyat dan sosial Budaya untuk mengatasi masalah pengangguran dalam upaya penanggulangan kemiskinan, memperiuas lapangan kerja, mengurangi kesenjangan kuantitas dan kualitas penduduk, meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja, serta perlindungan dan keselamatan kerja. Hal ini terlihat didalam Dokumen Pola Dasar Pembangunan Daerah Kabupaten ende dan Program Pembangunan Daerah Kabupaten Ende Tahun 2009-2014.

Visi :

"TERWUJUDNYA MASYARAKAT ENDE LIO SARE PAWE". Visi tersebut mengandung pengertian cita-cita luhur masyarakat Kabupaten Ende yang sejahtera lahir dan batin rnelalui percepatan pembangunan yang mengikut sertakan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah.

Misi :

  1. Mewujudkan kualitas keamanan, ketertiban, kesejahteraan sosial dan kehidupan beragama
  2. Meningkatkan Akses dan kualitas Pendidikan
  3. Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan
  4. Menigkatkan perekonomian rakyat
  5. Menumbuh kembangkan budaya lokal, untuk mendukung pariwisata
  6. Meningkatkan kesadaran rnasyarakat di bidang hukum dan penataan birokrasi menuju tata pemerintahan yang baik
  7. Meningkatkan pembangunan infrastruktur, dan lingkungan hidup
  8. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan

Dari ke delapan misi Pemerintah daerah Kabupaten Ende tersebut, yang merupakan misi yang harus di jabarkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ende adalah misi nomor empat yaitu Meningkatkan Perekonomian Rakyat.

Visi dan Misi, Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Ende

Berdasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran serta kebijakan pembangunan kabupaten 2009 - 2014 maka visi dan misi yang dijabarkan dalam rencana strategis Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ende untuk 5 tahun ke depan adalah :

Visi :

" MENCIPTAKAN TENAGA KERJA DAN MASYARAKAT TRANSMIGRASI KABUPATEN ENDE YANG    BERKUALITAS , PRODUKTIF, KOMPETITIF DAN SEJAHTERAH MENUJU MASYARAKAT ENDE LIO SARE PAWE"

Visi ini menunjukkan suatu keadaan di mana pembangunan Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian berhasil mewujudkan masyarakat Ende Lio Sare Pawe. Pembangunan tenaga kerja dan masyarakat transmigrasi kabupaten ende lebih menekankan sebagai pelaku pembangunan yang Berkualitas, Produktif, Kompetitif, dengan indikator yang digunakan adalah sebagai berikut:

  1. Tenaga kerja dan masyarakat transmigrasi yang berkualitas yang memiliki kecerdasan serta mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdaya saing dan berhasil guna;
  2. Tenaga kerja dan masyarakat transmigrasi yang produktif mampu berkarya secara mandiri untuk mencapai kesejahteraan;
  3. Tenaga kerja dan masyarakat transmigrasi yang kompetitif mempunyai daya saing dalam menghadapi lingkungan yang strategis yang terus berubah sehingga mampu berkorripetisi untuk memenuhi tuntutan pasar baik daerah dan luar negeri;
  4. Tenaga kerja dan masyarakat transmigrasi yang sejahterah yang mandiri dan dapat memenuhi kebutuhan pangan, sandang, papan, pendidikan dan kesehatan yang layak

Misi :

"MENINGKATKAN KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS SERTA PERLINDUNGAN TENAGA KERJA DAN MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN TRANSMIGRASI YANG LAYAK LINGKUNGAN”

Tujuan dan Sasaran

Tujuan 1 :

Meningkatkan Perluasan Kerja dan Kualitas angkatan kerja;

Sasaran 1 :

1. Tersedianya tenaga kerja yang terampil dan produktif dan terwujudnya perluasan  kesempatan kerja;

2. Meningkatnya perlindungan tenaga kerja:

Tujuan 2 :

Meningkatkan Pembangunan Transmigrasi yang Layak Lingkungan

Sasaran 2:

Tertatanya pemanfaatan kawasan dan penibinaan transmigrasi;

Strategi dan Kebijakan

Strategi:

1. Meningkatkan kualitas dan produktifitas, penempatan tenaga kerja dan perluasan  kesempatan kerja, serta menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan dinamis;

2.  Meningkatkan pemanfaatan sistem tata ruang kawasan dan kualitas hidup transmigrasi;

3. Peningkatan pemanfaatan sistim tata ruang kawasan transmigrasi dan ketersedian serta mutu sarana prasarana sosial ekonomi transmigrasi;

4. Peningkatan kualitas hidup transmigrasi;


ISU - ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI

lsu - lsu Strategis

1.lsu Ketenagakerjaan

Kemiskinan struktural dan kemiskinan absolut yang diperkuat oleh dampak krisis moneter rnenjadikan penduduk di Kabupaten Ende yang miskin sebanyak 31.221 KK dan penduduk yang miskin sekali sebanyak 17.647 KK yang tersebar di desa-desa miskin pada lokasi yang terisolasi dan berada pada daerah-daerah rawan bencana dan dalam kawasan hutan lindung. (surnber data BKKBN) Tingkat pertumbuhan penduduk yang besar menyebabkan makin tingginya jumlah pengangguran, dan pencari kerja yang terdaftar pada Dinas Nakertrans sebanyak 3.448 orang keadaan Desember 2008, sementara itu terbatasnya tapangan kerja yang tersedia tidak dapat dipenuhi seluruhnya karena sebagian besar pencari kerja belum memenuhi keterampilan untuk memasuki permintaan pasar kerja dan ketidaksesuaian permintaan tenaga kerja dengan kualifikasi tenaga kerja yang tersedia di pasar kerja.

Kabupaten Ende memiliki wilayah seluas 2.046.E km2 dengan tingkat kepadatan penduduk tahun 2007 sebesar 124 jiwa/km2, dan pada tahun 2008 rnenurun menjadi 123 jiwa/km2. angka kepadatan penduduk tersebut bervariasi pada setiap kecamatan.

2. Isu Ketransmigrasian

Kondisi ketransmigrasian di kabupaten Ende saat ini belum dilaksanakan seperti yang diharapkan sehingga belum dapat memberikan hasil yang memuaskan bagi para pihak, khususnya pelayanan bagi para transmigran guna meningkatkan taraf hidupnya.

Sehubungan dengan kondisi tersebut diatas maka upaya untuk meningkatkan pembangunan permukiman transmigrasi yang berwawasan lingkungan yaitu melakukan kegiatan penyiapan permukiman yang layak huni, layak usaha, layak berkembang, layak lingkungan dengan mempertirnbangkan karasteristik dan kebutuhan daerah.

Dewasa ini perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah lebih difokuskan kepada pemerataan penduduk pada daerah-daerah yang wilayahnya sangat luas, namun penduduknya terbatas. Oleh karena itu Pemerintah Pusat melalui Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, menyusun program perpindahan penduduk, dari satu tempat yang padat penduduknya dan terbatas wilayahnya ke tempat lain yang renggang penduduk.nya dan luas wilayahnya. Selain itu pemerintah juga memikirkan upaya pembinaan transmigrasi, agar mereka bisa hidup layak dan sejahterah serta bisa berkembang dari segi sosial dan ekonomi di daerah baru yang mereka tempati. Pemerintah juga selama tahun berkewajiban dan bertanggungjawab penuh terhadap kehidupan warga transmigrasi dimana mereka ditempatkan.

Analisis Faktor- faktor Lingkungan internal dan Eksternal Bidang Ketenagakerjaan :

1. Strengths (kekuatan) :

-    Peraturan dan Perundang-undangan ketenagakerjaan

-    Tersedianya Sumber daya aparatur

-    Tersedianya dana, sarana dan prasrana yang memadai

-    Tersedianya lembaga   latihan kerja

-    Tersedianya bursa kerja DAN

2 Weaknesses (Kelemahan)

Belurn tersedianya Aparatur Melaksanakan Perantaraan Kerja (Pegawai Pengantar Kertas, Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan dan Pegawai Perantara (Mediator ).

-       Belum tersedianya informasi fowongan kerja

-       Masih rendahnya kualitas dan kuantitas instruktur pelatihan

-       Terbatasnya peralatan pelatiahan  keterampilan kerja

3. Opportunities (Peluang)

Adanya minat angkatan kerja  untuk meningkatan ketrampilan dan bersaing di pasar kerja baik di dalam maupun di luar negeri.

-       Tersedianya lembaga latihan kerja pemerintah dan swasta serta lembaga pelaksana penempatan tenaga kerja indonesia swasta

-       Tersedianya lapangan kerja di dalam maupun di luar negeri serta peluang usaha mandiri bagi tenaga kerja terampil

-       Tersedianya lembaga pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia

-       Tersedianya sarana Hubungan Industrial di Perusahaan

4. Threaths (Ancaman)

-    Tingginya pertumbuhan angkatan kerja muda dengan minusnya ketrampilan

-    Adanya perekrutan dan pengiriman tenaga kerja Indonesia illegal

-    Kualifikasi tenaga kerja yang diminta tidak sesuai dengan tenaga kerja yang tersedia

-    Belum optimalnya perlindungan terhadap tenaga kerja - Rendahnya minat untuk berwira usaha

-    Rendahnya pemahaman dan kesadaran pekerja dan pengusaha terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan Ketenagakerjaan

Faktor Kunci Keberhasilan

Isu strategi  Dinas Nakertrans dapat diselesaikan dalam lima tahun ke depan apabila dapat dikembangkan keadaan - keadaan sbb :

  1. Optimilasi kapasitas aparatur serta peningkatan kuantitas dan kualitas instruktur, peralatan pendidikan dan pelatihan ketenagakerjaan.
  2. Upaya penigkatan koordinasi dalam perekrutan, pelaksanaan penempatan, penyaluran dan perlindungan tenaga kerja antar kerja lokal, antar daerah dan antar negara.
  3. Penyedian informasi lowongan kerja dan peningkatan kualitas tenaga kerja serta perluasan lapangan kerja usaha mandiri dan mendorong eksitensi lembaga pelatihankerja pemerintah dan swasta minat kewirausahaan.
  4. Optimilasi areal kawasan untuk pembangunan pemukiman transmigrasi.
  5. Pelepasan hak kepemilikan tanah dalam upaya legalitas lahan bagi warga transmigran.
  6. Koordinasi pembangunan di bidang ketransmigrasian yang mendukung pelaksanaan pembangunan pemukiman transmigrasi lokal dan umum.

 

 

 

 

 

 

Addthis
You are here