.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

WABUP DJAFAR ”AGAMA DORONG TERBENTUKNYA MASYARAKAT BERADAB”.
Jumat, 16 September 2016
Agama sebagai landasan moral dan etika merupakan faktor yang sangat penting yang dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang beradab, damai, adil,... Selengkapnya...
TENAGA KERJA MERUPAKAN PELAKU PEMBANGUNAN
Jumat, 16 September 2016
Tenaga kerja mempunyai peranan dan kedudukan yang sangat penting dalam pembangunan karena tenaga kerja merupakan pelaku dan tujuan pembangunan. Oleh... Selengkapnya...
TENAGA KERJA BELUM TERAMPIL KELOLA SDA
Jumat, 16 September 2016
Sejalan dengan perkembangan dunia dewasa ini, membutuhkan tenaga kerja yang handal dan mampu bersaing di era pasar besar. Namun demikian harus diakui... Selengkapnya...
BUPATI MARSEL : “TIDAK ADA PENUNDAAN GAJI PEGAWAI”
Jumat, 16 September 2016
“Kepada seluruh pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Ende saya sampaikan bahwa tidak akan ada penundaan gaji pegawai. Hilangkan segala rasa... Selengkapnya...
Gambar
KEPSEK SMAN 2 ENDE BERI APRESIASI BAGI PEMKAB ENDE
Kamis, 15 September 2016
Bertempat di pelataran SMAN 2 Ende (Senin/05/09/2016), Amideus Rodriques Sawu,Spd MM, Kepala Sekolah SMAN 2 Ende menyampaikan apresiasi yang... Selengkapnya...
Gambar
PKK PEMBANGKIT EKONOMI KELUARGA
Kamis, 15 September 2016
Keberadaan Kesatuan Gerak PKK sebagai salah satu komponen penggerak pembangunan, diharapkan dapat menjadi pembangkit perekonomian keluarga dan... Selengkapnya...
Gambar
PKK BERI BANYAK BERI KONTRIBUSI
Kamis, 15 September 2016
Pemerintah Kabupaten Ende menyadari bahwa kehadiran Tim penggerak PKK dewasa ini, telah banyak memberikan kontribusi nyata dalam membantu pemerintah... Selengkapnya...
Gambar
JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA MELALUI PROSES LELANG
Kamis, 15 September 2016
Bupati Ende Marselinus Y.W. Petu menegaskan, dengan mulai diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat... Selengkapnya...

TENAGA HONORER DIMINTA MENGISI FORMULIR BARU

PDF

Sebanyak 1.121 tenaga honorer non APBD dan APBN yang belum masuk daftar nominasi Kategori Dua (K2) diminta mengisi ulang formulir yang disiapkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Ende. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ende akan memperjuangkan nasib seribu lebih tenaga honorer ini. Bupati Ende Don Bosco M. Wangge menyampaikan hal ini kepada tenaga honorer K2 di Aula BBK St. Konradus Ende, Sabtu (20/4).

           

Bupati Don mengundang tenaga honorer K2 untuk menjelaskan prosedur penentuan mereka yang masuk daftar nominasi K2. Setelah BKD mengumumkan 1.121 nama tenaga honorer K2 untuk kepentingan uji publik, ternyata ada banyak pengaduan dari masyarakat. Ini merupakan indikasi bahwa banyak tenaga honor tidak memenuhi syarat masuk daftar nominasi K2.

           

Misalnya, ada tenaga honorer yang baru mulai bekerja pada tahun 2009 dan 2010, tetapi masuk dalam daftar nominasi. Sementara sejumlah tenaga honorer, terutama guru yang bekerja sebelum tahun 2005, tidak masuk dalam daftar nominasi. Banyaknya kejanggalan ini menimbulkan kecurigaan terhadap kinerja BKD saat mengirim data ke BKN.

           

Guru SD I Panalato, Kecamatan Kota Baru, Sipri Sera, misalnya, mengajukan keberatan karena mendapat tenaga honor yang mulai bekerja tahun 2009, tetapi bisa masuk dalam daftar nominasi. Sementara dirinya yang bekerja sejak Januari 2005 tidak masuk daftar nominasi K2. Data yang diumumkan BKN merupakan hasil kerja BKD Kabupaten Ende. Karena itu, jika BKD mengirim data yang sudah diverifikasi, tentu yang masuk ke BKN mereka yang bekerja di bawah tahun 2005. Tapi, kalau data yang dikirim BKD ke BKN tidak tepat, tentu hasilnya akan amburadul seperti sekarang. Banyak tenaga honor yang seharusnya masuk daftar nominasi K2, tetapi justru mereka yang tersingkir.

           

Menanggapi keberatan tersebut, Bupati Don mengatakan pengumuman itu dibuat pemerintah dalam rangka uji publik. Jika ada yang tidak memenuhi syarat , maka masyarakat berhak mengajukkan keberatan, baik melalui BKD maupun langsung ke BKN. Formulir keberatan sediakan oleh BKD Ende. Sementara mereka yang namanya belum masuk daftar nominasi, Bupati minta untuk segera mengisi ulang formulir.

           

“Bisa saja terjadi kesalahan pada saat mengisi formulir. Untuk itu, silakan mengisi ulang formulir dan saya minta BKD menunjukan cara pengisian formulir yang benar, bila perlu buat contoh dan ditempel pada tempat yang mudah diakses oleh mereka yang mau isi formulir. Tapi, ingat yang menentukan anda bisa diakomodir adalah pemerintah pusat. Bupati hanya menyampaikan BKN, sementara keputusan terakhir ada di BKN di Jakarta,”kata Bupati Don.

           

Usai bertemu dua ribu lebih tenaga honorer. Bupati Don mengatakan tenaga honor ditentukan menjadi PNS melalui testing jalur khusus. Namun, kapan tes jalur khusus ini akan dilakukan, pemerintah daerah belum mendapat informasi dari BKN. Setelah semua berkas lengkap, kata Bupati Don, akan dikembalikan ke BKN di Jakarta.

           

Mereka yang sudah masuk daftar nominasi K2 masih berpeluang untuk ikut testing jalur umum. Jika masih memenuhi syarat untuk masuk lewat jalur umum, silahkan,” kata Bupati Don.

 

Sumber : Flores Pos

Addthis
You are here