.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
UMAT ISLAM ENDE GELAR TABLIGH AKBAR UNTUK ROHINGYA
Jumat, 22 September 2017
Tragedi kemanusiaan yang menimpa masyarakat suku Rohingya di Myanmar menggugah umat Islam Kabupaten Ende dibawah koordinasi MUI Kabupaten Ende... Selengkapnya...
Gambar
102 ASN MENGIKUTI SOSIALISASI KETASPENAN
Jumat, 22 September 2017
Sebanyak 102 orang  Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencapai Batas Usia Pensiun mengikuti kegiatan sosialisasi  Layanan Klim Otomatis bagi ASN... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MARSEL AJAK ASN HADAPI KRITIKAN DENGAN KEPALA DINGIN
Jumat, 22 September 2017
Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN)  untuk menghadapi setiap bentuk kritikan dengan kepala dingin. Ajakan... Selengkapnya...
Gambar
TANTANGAN PEMBANGUNAN SEKTOR TRANSPORTASI MAKIN KOMPLEKS
Jumat, 22 September 2017
Tantangan pembangunan sektor transportasi semakin kompleks Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi. Guna menjawabi tantangan ini maka semua insan... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI DAN WAKIL BUPATI ENDE SANGAT GIGIH DATANGKAN UMSINI
Selasa, 19 September 2017
Direksi PT. Pelni yang diwakili Pice President Operasional, Kapten Muisi memberikan apresiasi secara khusus  kepada Bupati Ende, Ir. Marselinus Y.... Selengkapnya...
Gambar
TAHUN 2018 DERMAGA IPI AKAN DIPERPANJANG
Senin, 18 September 2017
Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu mengatakan tahun 2018 nanti dermaga Ipi Ende akan diperpanjang  30 Meter  dari panjang yang ada saat ini 114... Selengkapnya...
Gambar
BANK "NYAWA" GERAKAN RODA PEREKONOMIAN
Senin, 18 September 2017
Dewasa ini peranan Perbankan dalam memajukan perekonomian suatu daerah sangatlah besar. Begitu pentingnya dunia perbankan sehingga ada anggapan bahwa... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MARSEL LAKUKAN PEMANCANGAN TIANG PEMBANGUNAN TERMINAL PENUMPANG
Senin, 18 September 2017
Bupati Ende Ir. Marselinus Y.W.Petu didampingi Wakil Bupati Ende Drs. H. Djafar H. Achmad, MM melakukan Pemancangan Tiang Pertama Pembangunan... Selengkapnya...

TENAGA HONORER DIMINTA MENGISI FORMULIR BARU

PDF

Sebanyak 1.121 tenaga honorer non APBD dan APBN yang belum masuk daftar nominasi Kategori Dua (K2) diminta mengisi ulang formulir yang disiapkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Ende. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ende akan memperjuangkan nasib seribu lebih tenaga honorer ini. Bupati Ende Don Bosco M. Wangge menyampaikan hal ini kepada tenaga honorer K2 di Aula BBK St. Konradus Ende, Sabtu (20/4).

           

Bupati Don mengundang tenaga honorer K2 untuk menjelaskan prosedur penentuan mereka yang masuk daftar nominasi K2. Setelah BKD mengumumkan 1.121 nama tenaga honorer K2 untuk kepentingan uji publik, ternyata ada banyak pengaduan dari masyarakat. Ini merupakan indikasi bahwa banyak tenaga honor tidak memenuhi syarat masuk daftar nominasi K2.

           

Misalnya, ada tenaga honorer yang baru mulai bekerja pada tahun 2009 dan 2010, tetapi masuk dalam daftar nominasi. Sementara sejumlah tenaga honorer, terutama guru yang bekerja sebelum tahun 2005, tidak masuk dalam daftar nominasi. Banyaknya kejanggalan ini menimbulkan kecurigaan terhadap kinerja BKD saat mengirim data ke BKN.

           

Guru SD I Panalato, Kecamatan Kota Baru, Sipri Sera, misalnya, mengajukan keberatan karena mendapat tenaga honor yang mulai bekerja tahun 2009, tetapi bisa masuk dalam daftar nominasi. Sementara dirinya yang bekerja sejak Januari 2005 tidak masuk daftar nominasi K2. Data yang diumumkan BKN merupakan hasil kerja BKD Kabupaten Ende. Karena itu, jika BKD mengirim data yang sudah diverifikasi, tentu yang masuk ke BKN mereka yang bekerja di bawah tahun 2005. Tapi, kalau data yang dikirim BKD ke BKN tidak tepat, tentu hasilnya akan amburadul seperti sekarang. Banyak tenaga honor yang seharusnya masuk daftar nominasi K2, tetapi justru mereka yang tersingkir.

           

Menanggapi keberatan tersebut, Bupati Don mengatakan pengumuman itu dibuat pemerintah dalam rangka uji publik. Jika ada yang tidak memenuhi syarat , maka masyarakat berhak mengajukkan keberatan, baik melalui BKD maupun langsung ke BKN. Formulir keberatan sediakan oleh BKD Ende. Sementara mereka yang namanya belum masuk daftar nominasi, Bupati minta untuk segera mengisi ulang formulir.

           

“Bisa saja terjadi kesalahan pada saat mengisi formulir. Untuk itu, silakan mengisi ulang formulir dan saya minta BKD menunjukan cara pengisian formulir yang benar, bila perlu buat contoh dan ditempel pada tempat yang mudah diakses oleh mereka yang mau isi formulir. Tapi, ingat yang menentukan anda bisa diakomodir adalah pemerintah pusat. Bupati hanya menyampaikan BKN, sementara keputusan terakhir ada di BKN di Jakarta,”kata Bupati Don.

           

Usai bertemu dua ribu lebih tenaga honorer. Bupati Don mengatakan tenaga honor ditentukan menjadi PNS melalui testing jalur khusus. Namun, kapan tes jalur khusus ini akan dilakukan, pemerintah daerah belum mendapat informasi dari BKN. Setelah semua berkas lengkap, kata Bupati Don, akan dikembalikan ke BKN di Jakarta.

           

Mereka yang sudah masuk daftar nominasi K2 masih berpeluang untuk ikut testing jalur umum. Jika masih memenuhi syarat untuk masuk lewat jalur umum, silahkan,” kata Bupati Don.

 

Sumber : Flores Pos

Addthis
You are here