.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

PKK DIHARAPKAN BANTU TURUNKAN AKI
Selasa, 01 September 2015
Menyadari akan pentingnya kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak, pemerintah Kabupaten Ende tak henti-hentinya melaksanakan dan... Selengkapnya...
WABUP DJAFAR : JADILAH PUTERA-PUTERI KEBANGGAAN ENDE
Selasa, 01 September 2015
“Jadilah putera-puteri yang senantiasa mengharumkan dan membanggakan Kabupaten Ende tercinta kapan dan dimanapun”, ujar Wakil Bupati Ende Drs. H... Selengkapnya...
YASUKEL BANTU TINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU
Selasa, 01 September 2015
Menjawab permasalahan dan tuntutan masyarakat Kabupaten Ende khususnya di dunia pendidikan, Yasukel yang adalah salah satu lembaga persekolahan... Selengkapnya...
BANGGA DENGAN ENDE YANG KENTAL DENGAN ADAT ISTIADAT DAN BUDAYA
Selasa, 01 September 2015
“Kabupaten Ende merupakan tempat bersejarah yang sangat kental dengan adat istiadat dan budaya. Adat istiadat dan budaya yang diwariskan leluhur... Selengkapnya...
PEMDA LEPAS DAN TERIMA PESERTA SM-3T
Selasa, 01 September 2015
Pemerintah Kabupaten Ende melepas peserta Sarjana Mendidik Di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T) Angkatan IV tahun 2014 berjmlah 95... Selengkapnya...
KECAMATAN ENSEL GELAR PELAKSANAAN MTQ
Selasa, 01 September 2015
Demi meningkatkan kemampuan membaca ayat-ayat suci Al-qur’an sesuai dengan kaidah-kaidah yang ditentukan oleh syari’at bagi umat muslim,... Selengkapnya...
WAKAPOLRES ENDE BERI APRESIASI KEPADA PESERTA BALAP MOTOR
Selasa, 01 September 2015
Perkembangan dunia olahraga di Indonesia khususnya olahraga otomotif di Kabupaten Ende terus menunjukan kemajuan yang membanggakan. Salah satunya... Selengkapnya...
WAKIL BUPATI ENDE : PERLU BENTUK LEMBAGA KOMDA LANSIA
Selasa, 01 September 2015
Dalam rangka memaksimalkan dan mengoptimalkan pelaksanaan program pembinaan kepada para Lanjut Usia (LANSIA), diperlukan koordinasi dan kerja sama... Selengkapnya...
Gambar
PEMEKARAN DESA MELALUI TIGA KAJIAN
Senin, 31 Agustus 2015
Guna menjawabi permintaan masyarakat  dusun Waga desa Pora untuk pisah dari desa Pora dan membentuk desa sendiri, Kepala Bidang Pemerintah Desa pada... Selengkapnya...

TENAGA HONORER DIMINTA MENGISI FORMULIR BARU

PDF

Sebanyak 1.121 tenaga honorer non APBD dan APBN yang belum masuk daftar nominasi Kategori Dua (K2) diminta mengisi ulang formulir yang disiapkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Ende. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ende akan memperjuangkan nasib seribu lebih tenaga honorer ini. Bupati Ende Don Bosco M. Wangge menyampaikan hal ini kepada tenaga honorer K2 di Aula BBK St. Konradus Ende, Sabtu (20/4).

           

Bupati Don mengundang tenaga honorer K2 untuk menjelaskan prosedur penentuan mereka yang masuk daftar nominasi K2. Setelah BKD mengumumkan 1.121 nama tenaga honorer K2 untuk kepentingan uji publik, ternyata ada banyak pengaduan dari masyarakat. Ini merupakan indikasi bahwa banyak tenaga honor tidak memenuhi syarat masuk daftar nominasi K2.

           

Misalnya, ada tenaga honorer yang baru mulai bekerja pada tahun 2009 dan 2010, tetapi masuk dalam daftar nominasi. Sementara sejumlah tenaga honorer, terutama guru yang bekerja sebelum tahun 2005, tidak masuk dalam daftar nominasi. Banyaknya kejanggalan ini menimbulkan kecurigaan terhadap kinerja BKD saat mengirim data ke BKN.

           

Guru SD I Panalato, Kecamatan Kota Baru, Sipri Sera, misalnya, mengajukan keberatan karena mendapat tenaga honor yang mulai bekerja tahun 2009, tetapi bisa masuk dalam daftar nominasi. Sementara dirinya yang bekerja sejak Januari 2005 tidak masuk daftar nominasi K2. Data yang diumumkan BKN merupakan hasil kerja BKD Kabupaten Ende. Karena itu, jika BKD mengirim data yang sudah diverifikasi, tentu yang masuk ke BKN mereka yang bekerja di bawah tahun 2005. Tapi, kalau data yang dikirim BKD ke BKN tidak tepat, tentu hasilnya akan amburadul seperti sekarang. Banyak tenaga honor yang seharusnya masuk daftar nominasi K2, tetapi justru mereka yang tersingkir.

           

Menanggapi keberatan tersebut, Bupati Don mengatakan pengumuman itu dibuat pemerintah dalam rangka uji publik. Jika ada yang tidak memenuhi syarat , maka masyarakat berhak mengajukkan keberatan, baik melalui BKD maupun langsung ke BKN. Formulir keberatan sediakan oleh BKD Ende. Sementara mereka yang namanya belum masuk daftar nominasi, Bupati minta untuk segera mengisi ulang formulir.

           

“Bisa saja terjadi kesalahan pada saat mengisi formulir. Untuk itu, silakan mengisi ulang formulir dan saya minta BKD menunjukan cara pengisian formulir yang benar, bila perlu buat contoh dan ditempel pada tempat yang mudah diakses oleh mereka yang mau isi formulir. Tapi, ingat yang menentukan anda bisa diakomodir adalah pemerintah pusat. Bupati hanya menyampaikan BKN, sementara keputusan terakhir ada di BKN di Jakarta,”kata Bupati Don.

           

Usai bertemu dua ribu lebih tenaga honorer. Bupati Don mengatakan tenaga honor ditentukan menjadi PNS melalui testing jalur khusus. Namun, kapan tes jalur khusus ini akan dilakukan, pemerintah daerah belum mendapat informasi dari BKN. Setelah semua berkas lengkap, kata Bupati Don, akan dikembalikan ke BKN di Jakarta.

           

Mereka yang sudah masuk daftar nominasi K2 masih berpeluang untuk ikut testing jalur umum. Jika masih memenuhi syarat untuk masuk lewat jalur umum, silahkan,” kata Bupati Don.

 

Sumber : Flores Pos

Addthis
You are here