.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Situs Bung Karno

Gambar
Gambar
Gambar
Gambar
POLRES ENDE TERJUNKAN 272 PERSONEL AMANKAN NATAL DAN TAHUN BARU
Rabu, 24 Desember 2014
Kepolisian Resor (Polres) Ende menerjunkan 272 personel untuk menjaga keamanan menjelang dan selama Perayaan Natal 25 Desember 2014 dan Tahun Baru 1... Selengkapnya...
Gambar
TUJUH HARI BESAR NASIONAL DIPERINGATI SERENTAK
Senin, 22 Desember 2014
Pemerintah Kabupaten Ende secara serentak memperingati tujuh Hari Besar Nasional dalam sebuah apel bendera, Senin (22/12) bertempat di Halaman depan... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI SERAHKAN SK 41 CPNSD BARU
Selasa, 16 Desember 2014
Sebanyak 29 guru bantu pusat yang sejak 2010 bermasalah dalam penetapannya menjadi calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD), Senin (15/12) resmi... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MINTA PARTISIPASI AKTIF TOKOH AGAMA
Senin, 15 Desember 2014
Bupati Ende Marselinus Y.W. Petu meminta partisipasi aktif para tokoh agama se-Kabupaten Ende untuk turut mendukung pemerintah dalam upaya... Selengkapnya...
Gambar
TIGA PERLOMBAAN MERIAHKAN HARI BAHARI - NUSANTARA
Jumat, 12 Desember 2014
Pemerintah Kabupaten Ende memperingati Hari Bahari – Nusantara yang jatuh pada tanggal 13 Desember dengan menggelar lomba dayung perahu, lomba... Selengkapnya...
Gambar
ISTRI JADI PEREKAT KEHARMONISAN KELUARGA
Jumat, 12 Desember 2014
Mutu keluarga menjadi salah satu faktor penting dan penentu lahirnya generasi bangsa yang memiliki sumber daya brilian dan mampu bersaing dengan... Selengkapnya...
Gambar
PERINGATAN HUT DHARMA WANITA MOMENTUM REFLEKSI DIRI
Kamis, 11 Desember 2014
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT), merupakan momentum refleksi bagi para PNS bersama istri terhadap keberadaan sebuah  keluarga. Karena di tengah... Selengkapnya...

TENAGA HONORER DIMINTA MENGISI FORMULIR BARU

PDF

Sebanyak 1.121 tenaga honorer non APBD dan APBN yang belum masuk daftar nominasi Kategori Dua (K2) diminta mengisi ulang formulir yang disiapkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Ende. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ende akan memperjuangkan nasib seribu lebih tenaga honorer ini. Bupati Ende Don Bosco M. Wangge menyampaikan hal ini kepada tenaga honorer K2 di Aula BBK St. Konradus Ende, Sabtu (20/4).

           

Bupati Don mengundang tenaga honorer K2 untuk menjelaskan prosedur penentuan mereka yang masuk daftar nominasi K2. Setelah BKD mengumumkan 1.121 nama tenaga honorer K2 untuk kepentingan uji publik, ternyata ada banyak pengaduan dari masyarakat. Ini merupakan indikasi bahwa banyak tenaga honor tidak memenuhi syarat masuk daftar nominasi K2.

           

Misalnya, ada tenaga honorer yang baru mulai bekerja pada tahun 2009 dan 2010, tetapi masuk dalam daftar nominasi. Sementara sejumlah tenaga honorer, terutama guru yang bekerja sebelum tahun 2005, tidak masuk dalam daftar nominasi. Banyaknya kejanggalan ini menimbulkan kecurigaan terhadap kinerja BKD saat mengirim data ke BKN.

           

Guru SD I Panalato, Kecamatan Kota Baru, Sipri Sera, misalnya, mengajukan keberatan karena mendapat tenaga honor yang mulai bekerja tahun 2009, tetapi bisa masuk dalam daftar nominasi. Sementara dirinya yang bekerja sejak Januari 2005 tidak masuk daftar nominasi K2. Data yang diumumkan BKN merupakan hasil kerja BKD Kabupaten Ende. Karena itu, jika BKD mengirim data yang sudah diverifikasi, tentu yang masuk ke BKN mereka yang bekerja di bawah tahun 2005. Tapi, kalau data yang dikirim BKD ke BKN tidak tepat, tentu hasilnya akan amburadul seperti sekarang. Banyak tenaga honor yang seharusnya masuk daftar nominasi K2, tetapi justru mereka yang tersingkir.

           

Menanggapi keberatan tersebut, Bupati Don mengatakan pengumuman itu dibuat pemerintah dalam rangka uji publik. Jika ada yang tidak memenuhi syarat , maka masyarakat berhak mengajukkan keberatan, baik melalui BKD maupun langsung ke BKN. Formulir keberatan sediakan oleh BKD Ende. Sementara mereka yang namanya belum masuk daftar nominasi, Bupati minta untuk segera mengisi ulang formulir.

           

“Bisa saja terjadi kesalahan pada saat mengisi formulir. Untuk itu, silakan mengisi ulang formulir dan saya minta BKD menunjukan cara pengisian formulir yang benar, bila perlu buat contoh dan ditempel pada tempat yang mudah diakses oleh mereka yang mau isi formulir. Tapi, ingat yang menentukan anda bisa diakomodir adalah pemerintah pusat. Bupati hanya menyampaikan BKN, sementara keputusan terakhir ada di BKN di Jakarta,”kata Bupati Don.

           

Usai bertemu dua ribu lebih tenaga honorer. Bupati Don mengatakan tenaga honor ditentukan menjadi PNS melalui testing jalur khusus. Namun, kapan tes jalur khusus ini akan dilakukan, pemerintah daerah belum mendapat informasi dari BKN. Setelah semua berkas lengkap, kata Bupati Don, akan dikembalikan ke BKN di Jakarta.

           

Mereka yang sudah masuk daftar nominasi K2 masih berpeluang untuk ikut testing jalur umum. Jika masih memenuhi syarat untuk masuk lewat jalur umum, silahkan,” kata Bupati Don.

 

Sumber : Flores Pos

Addthis
You are here