.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
WABUB ENDE SERAHKAN SEMBAKO DI KELURAHAN TETANDARA
Senin, 16 May 2016
Wakil Bupati Ende, Achmad Djafar menyerahkan paket sembako kepada 50 warga miskin di Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende,... Selengkapnya...
Gambar
DISHUB BERI PEMAHAMAN TERTIB LALULINTAS
Senin, 16 May 2016
Bertempat di aula cita rasa (Rabu/11/2016), pemerintah Kabupaten Ende difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Ende menggelar sosialisasi... Selengkapnya...
Gambar
MENTERI PU-PR KUNJUNGI ENDE
Senin, 16 May 2016
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia Basuki Hadimuljono , melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Ende Sabtu... Selengkapnya...
Gambar
TRANSPORTASI PERLANCAR PEMBANGUNAN
Senin, 16 May 2016
Transportasi merupakan salah satu aspek yang paling penting dan strategis dalam memperlancar roda pembangunan, serta berperan sebagai penunjang,... Selengkapnya...
Gambar
ISRA’ MIRAJ PERKUAT NILAI KEMANUSIAAN
Senin, 16 May 2016
Peringatan Isra’Mira’j yang diperingati setiap tahun tentunya dalam rangka memperkuat nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan dalam... Selengkapnya...

REPLIKASI ANGGUR MERAH DI KABUPATEN; SEKDA HARUS BERPERAN

PDF

Gubernur NTT Frans Lebu raya memberi petunjuk kepada Sekda.Kab.Ende drg.Dominikus Minggu,M.Kes, agar mereplikasi program anggur merah untuk Kabupaten Ende. Untuk itu Sekda harus berperan dan proaktif dengan mengalokasikan dana dalam APBD-II. Hal ini disampaikan Gubernur NTT Frans Lebu Raya dalam bagian lain pengarahannya pada acara pengambilan sumpah dan pelantikan Sekda.Kab.Ende drg.Dominikus Minggu,M.Kes, Rabu 17 April 2013.


Menurut Gubernur Lebu Raya,   Sekda.Kab Ende yang baru, tahu persis seperti apa spirit anggur merah. Karena selama ini Sekda bergelut langsung. Jika sebelumnya, demikian Lebu Raya, jika sebelumnya pendekatan program anggur merah melakukan pendekatan wilayah Kecamatan, namun kedepannya program ini akan memakai pendekatan 4 Desa, dengan maksud agar jangkauannya lebih luas dan masyarakat lebih banyak memanfaatkannya. Selain itu faktor pemerataan dan keadilan dalam penyebaran program ini juga menjadi pertimbangan.


Sebagaimana pengakuan banyak warga masyarakat di Kabupaten Ende yang mendapat program anggur merah bahwa program tersebut benar-benar menyentuh langsung kebutuhan rakyat kecil. Nuansa pemberdayannyapun terasa sekali. Di Desa Nggumbelaka, Kecamatan Lepembusu Kelisoke, Kabupaten Ende, terlihat jelas program anggur merah mampu menopang dan bahkan meningkatkan ekonomi warga setempat. Aplikasi program anggur merah dalam bentuk budi daya tanaman holti kultura.


Kepala Desa Nggumbelaka kepada Humas Pemkab Ende mengatakan, dalam 2 tahun terakhir ini gaung anggur merah begitu terasa dalam masyarakat. Tanaman tomat, kentang dan sayuran lainnya meningkat tajam dan prodktifitasnya melonjak dari tahun ke tahun. “ Bila sebelumnya ada warga yang tidak mampu sekolahkan anaknya ke tingkat Perguruan Tinggi, maka dengan adanya program anggur merah, sudah puluhan warga yang bisa melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.” Jelas Kepala Desa Nggumbelaka dengan bangganya.- Bahkan dengan topangan program anggur merah dan program lintas sektor lainnya ungkap Kepala Desa, Kecamatan Lepembusu Kelisoke sedang mempersipkan diri untuk menjadi Kecamatan holtikultura.(elsa-Humas Pemkab Ende).-

Addthis
You are here