.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
PENDIDIKAN MERUPAKAN SUATU PROSES
Selasa, 28 Juni 2016
“Kita sepakat bahwa pendidikan merupakan suatu proses dalam kehidupan. Pendidikan bukanlah hasil ujian semata, karena seseorang bersekolah tidak... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MARSEL; PASAR MURAH SANGAT MEMBANTU MASYARAKAT
Senin, 27 Juni 2016
Kegiatan Pasar Murah dan pembagian sembako yang disponsori oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah membantu masyarakat khususnya bagi masyarakat... Selengkapnya...
Gambar
BUMN KOMIT SEJAHTERAKAN MASYARAKAT
Senin, 27 Juni 2016
Safari Ramadhan Tahun 2016 merupakan rangkaian kegiatan dari Program Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Hadir untuk Negeri yang digagas oleh Kementrian... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MARSEL,” PENDIDIKAN JADI PRIORITAS UTAMA”
Senin, 27 Juni 2016
“Dalam kepemimpinan saya bersama wakil Bupati H. Djafar H. Achmad kami menempatkan sektor pendidikan menjadi prioritas utama program kami. Hal ini... Selengkapnya...
Gambar
SARE PAWE ENDE MASUK TIGA BESAR NASIONAL
Senin, 27 Juni 2016
Kelompok Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB-HI) Pos PAUD Sare Pawe Kabupaten Ende yang meraih juara I (satu) lomba Pengelola dan kelompok... Selengkapnya...

KABUPATEN ENDE DAPAT 1.121 TENAGA HONORER KATEGORI DUA

PDF

Untuk tahun 2013, Kabupaten Ende mendapat jatah 1.121 tenaga honorer Kategori Dua ( K 2 ). Daftar nominasi tenaga honorer K 2 ini akan diumumkan kepada publik paling lambat minggu depan, melalui media cetak dan elektronik. Pengumuman kepada publik ini dalam rangka uji publik. Bagi masyarakat yang mengetahui ada masalah terkait tenaga honorer yang termasuk dalam daftar nominasi ini dapat mengajukan keberatan, dengan syarat disertai bukti yang kuat. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Abdul Syukur Muhamad kepada Flores Pos di ruang kerjanya, Rabu ( 3/4 ).

           

Abdul Syukur mengatakan, nama – nama yang masuk daftar nominasi tenaga honorer K 2 sudah ada di BKD Kabupaten Ende. Pemerintah Kabupaten Ende belum mengumumkan kepada masyarakat karena masih mengecek ulang nama - nama yang ada. Pengecekan dilakukan untuk menghindari terjadinya kesalahan; jangan sampai ada nama yang dobel.

           

“ Minggu depan kita umumkan ke publik lewat media cetak dan elektronik. Pengumuman nama ini sekaligus dengan uji publik. Setelah uji publik, kita akan tunggu masukan dari masyarakat. Setelah uji publik selesai nama – nama ini kita kirim kembali ke Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) di Jakarta untuk proses selanjutnya. Uji publik ini berlangsung selama 45 hari kerja. Dalam hitungan kami, sampai tanggal 14 Mei 2013,” kata Abdul Syukur.

           

Abdul Syukur juga menjelaskan, jika ada keberatan dari masyarakat, bisa diajukan ke BKN melalui BKD. Keberatan yang diajukan masyarakat harus disertai dengan bukti yang kuat dan dapat di pertanggungjawabkan .

           

“ Misalnya, kalau dalam daftar nominasi tersebut ada nama tenaga honorer yang selama ini tidak pernah bekerja, maka masyarakat bisa masukan keberatan. Atau, kalau ada tenaga honorer guru yang di biayai komite, tapi selama ini dia tidak pernah megajar; hanya urus kebun, maka harus di sampaikan keberatan.

Data keberatan ini mesti di sertai dengan bukti – bukti yang kuat. Dengan demikian, daftar nominasi ini bisa saja berubah, kalau ada sangahan dari masyarakat yang terbukti atau karena sebab lain yang dapat dipertanggung jawabkan,” kata Abdul Syukur.

           

Sementara untuk 31 tenaga honorer K1 yang sebelumnya mengajukan keberatan ke Pemda karena namanya tidak muncul pada saat akan proses NIP dan SK, saat ini telah di proses di BKN Jakarta.

           

Hal senada disampaikan Sekretaris BKD Kabupaten Ende Anton Rabu, saat yang di temui di Kantor Bupati Ende. Menurut Anton Rabu, semua berkas dari 31 tenaga honorer K1, yang sebelumnya mengajukan keberatan, sudah ada di BKN. Saat ini sudah dalam proses, dan BKD Kabupaten Ende menunggu hasil keputusan BKN untuk proses lebih lanjut.

 

Sumber : Flores Pos

Addthis
You are here