.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
TOUR THE FLORES AKAN DIGELAR
Kamis, 28 Januari 2016
Guna mempromosikan potensi pariwisata Flores ke dunia luar, maka akan dilaksanakan kegiatan Tour The Flores. Tour The Flores ini dalam bentuk balap... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MARSEL; ENDE SIAP DUKUNG TOUR THE FLORES
Kamis, 28 Januari 2016
Bupati Ende Marselinus Y. W. Petu menyatakan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Tour The Flores dengan... Selengkapnya...
Gambar
EVALUASI KINERJA SKPD PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN BIROKRASI
Kamis, 28 Januari 2016
Pelaksanaan kegiatan evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang baru-baru ini dilaksanakan merupakan penerapan system manajemen... Selengkapnya...
Gambar
PELANTIKAN PEJABAT LEBIH UTAMA UNTUK PEMANTAPAN ORGANISASI
Kamis, 28 Januari 2016
Pengembangan karir pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) lewat pelantikan bukan hanya untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan saja melainkan lebih... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MARSEL LANTIK PIMPINAN TINGGI PRATAMA DAN DIREKTUR PDAM
Kamis, 28 Januari 2016
Bupati Ende, Marselinus Y. W. Petu mengambil sumpah dan melantik 18  orang pimpinan Tinggi Pratama dan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta... Selengkapnya...
Gambar
MENUJU ENDE KOTA PERDAGANGAN
Kamis, 28 Januari 2016
Guna mewujudkan Kabupaten Ende sebagai kota perdagangan maka berbagai upaya akan dilakukan pemerintah yaitu dengan mengoptimalkan aktivitas Pelayanan... Selengkapnya...
Gambar
PIDES/PIKEL JAWABI KEBUTUHAN MASYARAKAT
Kamis, 28 Januari 2016
Guna menjawabi kebutuhan masyarakat di desa dan kelurahan, Pemerintah Kabupaten Ende dalam masa kepemimpinan Bupati Marsel  Petu dan Wakil Bupati... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI ENDE, SEKOLAH DIMINTA JANGAN EKSLUSIF
Senin, 25 Januari 2016
Bupati Ende, Ir Marsel Petu meminta agar sekolah jangan menjadi lingkungan yang eksklusif, sekolah sebagai dunia yang mewadahi pencerahan dan... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI ENDE LANTIK 249 KEPALA SEKOLAH
Senin, 25 Januari 2016
Bupati Ende, Ir Marsel Petu melantik dan mengambil sumpah 249 orang kepala sekolah di seluruh Kabupaten Ende, Kamis (21/1/2016) bertempat di Aula... Selengkapnya...

TITIK KRITIS PERENCANAAN DI KECAMATAN; KETIDAKSESUAIAN ANTARA DOKUMEN PERENCANAAN DENGAN PROGRAM KEGIATAN

PDF

Bappeda Kabupaten Ende temukan titik kritis perencanaan dihampir semua kecamatan yang ada di Kabupaten Ende. Titik kritis itu adalah ketidaksesuaian antara dokumen perencanaan dengan program kegiatan berdasarkan ketentuan peraturan yang berlaku. Banyak dokumen perencanaan yang dimasukan tidak ada hubungannya dengan kode/mata anggaran yang sudah ditentukan dalam Permendagri tersebut.- Kondisi ini mengakibatkan berbagai usulan program dan kegiatan tidak dapat terakomodir dalam RKPD dan Renja SKPD yang ada di Kabupaten.

           

Kabid Penelitian pada Bappeda Kabupaten Ende, Adrianus Yos Muda menyampaikan hal ini ketika memaparkan proses dan mekanisme perencanaan pembangunan partisipatif dalam Musrenbangcam terintegrasi di Kecamatan Lepembusu-Kelisoke selasa siang (19/02/13) yang lalu.- Lebih lanjut ia mengatakan, semua perencanaan sejak dari Musrenbangdusun dan Desa, hendaknya sungguh-sungguh memperhatikan aspek kesesuaian antar usulan dengan aturan yang berlaku. Pada Musrenbangcam tahun ini, demikian Didi, selain pihak Bappeda sangat berupaya meminimalisir ketidaksesuaian antara dokumen perencanaan dengan aturan juga akan secermat mungkin meneliti volume yang diusulkan agar tetap berpatok pada Pagu Indikatif Kecamatan yang sudah ditetapkan. Ia menjelaskan bahwa, Pagu Indikatif Kecamatan ditetapkan berdasarkan bidang prioritas dengan kriteria yang mencakup jumlah Rumah Tangga Miskin, Jumlah penduduk, luas wilayah, aksesibilitas dan jumlah desa tiap kecamatan.

           

Adrianus mengingatkan kepada peserta Musrenbangcam terutama kepada ke-23 Desa yang ada agar semua usulan selalu merujuk pada 7 program prioritas Kabupaten Ende untuk tahun 2014. Ke 7 program prioritas itu adalah pendidikan, infrastruktur dan lingkungan hidup, ekonomi(pertanian, peternakan, perkebunan, kehutanan,kelautan dan perikanan, perdagangan /jasa), kesehatan, tenaga kerja, pariwisata dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta peningkatan kapasitas aparatur, yang masing-masing bidang sudah memiliki pagu indikatifnya.

           

Menjawabi sejumlah pertanyaan introspektif dan konstruktif dari peserta tentang tidak terakomodirnya sejumlah usulan dari Kecamatan yang telah menjadi prioritas 1 pada Musrenbang Kabupaten 2013 yang lalu, Didi dengan lugas dan transparan mengatakan berbagai usulan dari suatu Kecamatan yang sudah menjadi prioritas 1, harus berkompetisi dengan usulan yang sama dari kecamatan lainnya yang juga memiliki status prioritas 1. Usulan-usulan itu kata Didi, harus bisa diberikan argumentasi dalam forum SKPD serta Musrenbang Kabupaten nantinya.

           

Pada tempat yang sama, ketika memberikan pencerahan khusus kepada peserta Musrenbangcam, Kepala Bappeda Kabupaten Ende, Drg.Dominikus Minggu, M.Kes dengan tegas mengatakan, semua usulan program dan kegiatan yang sudah menjadi keputusan Musrenbangcam, harus dikawal dengan baik. Pengawalnya adalah Camat beserta jajarannya, Tokoh masyarakat, wakil rakyat yang mendapat tugas mengikuti Musrenbangcam serta para pimpinan/staf SKPD yang diutus hadir. “ Semuanya harus mengawal dan memberikan argumentasi pada forum SKPD atau Musrenbangkab” kata Drg.Dominikus.

 

Tentang pagu Indikatif Kecamatan yang sudah ditetapkan, Drg. Domi memberi solusi, apabila usulan program kegiatan volume dan biayanya melampaui pagu yang ada maka usulan itu tetap diakomodir dalam format khusus yang kelak akan diupayakan jawabannya melalui sumber dana non DAU, seperti DAK, CSR atau bantuan lainnya. (elsa-Humas Setda Ende)


Ket. Foto : Kepala Bappeda Kabupaten Ende, Drg.Dominikus Minggu, M.Kes

Addthis
You are here