.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Situs Bung Karno

Gambar
REVOLUSI MENTAL ROMBAK CARA BERPIKIR, CARA BERJUANG, DAN CARA HIDUP
Jumat, 22 May 2015
Rintangan terhadap revolusi bersumber pada corak berpikir dan bertindak yang bertolak belakang dengan semangat kemajuan. Untuk mengatasi rintangan... Selengkapnya...
Gambar
ENDE JADI KOTA SOEKARNO
Jumat, 22 May 2015
Kabupaten Ende memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah perjalanan Bangsa dan Negara khususnya bapak pendiri bangsa Soekarno. Hal ini... Selengkapnya...
Gambar
SAAT INI INDONESIA BERJUANG MELAWAN BANGSA SENDIRI
Jumat, 22 May 2015
“Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangasamu sendiri” kata Menteri Koordinator... Selengkapnya...
Gambar
20 ODHA/OHIDHA DAPAT PERLINDUNGAN SOSIAL DAN HUKUM
Jumat, 22 May 2015
Sebanyak 20 orang ODHA/OHIDHA di Kabupaten Ende mendapatkan materi tentang perlindungan sosial dan hukum melalui kegiatan yang diselenggarakan Dinas... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MARSEL : ASN DITUNTUT BERINOVASI
Jumat, 22 May 2015
Peran seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah sebagai perencana, pelaksana dan penyelenggara tugas umum pemerintahan. Peran ini menuntut seorang... Selengkapnya...
Gambar
150 PENYANDANG DISABILITAS DAPAT PELAYANAN SOSIAL
Kamis, 14 May 2015
Sebanyak 150 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Ende mendapat pelayanan sosial melalui kegiatan Unit Pelayanan Sosial Keliling. Penanganan... Selengkapnya...
Gambar
PAGU RASKIN ENDE 4 JUTA KG LEBIH
Kamis, 14 May 2015
Berdasarkan hasil pendataan Program Perlindungan Sosial Tahun 2011 (PPLS-2011) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Tim Nasional Percepatan... Selengkapnya...
Gambar
DIPLOMAT HARUS JADI AGEN MARKETING
Selasa, 12 May 2015
Diplomat Madya Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia (KEMENLU RI) harus bisa menjadi agen-agen marketing dalam membantu dan mempromosikan... Selengkapnya...
Gambar
PENYANDANG DISTABILITAS MASIH ALAMI PERLAKUAN DISKRIMINATIF
Selasa, 12 May 2015
Keberadaan para Penyandang Distabilitas masih mengalami berbagai hambatan dalam banyak hal, antara lain disebabkan belum dipahami dan dimengerti oleh... Selengkapnya...

BUPATI HANYA MELANTIK

PDF

Yang memilih kepala desa bukanlah bupati, melainkan masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Bupati hanya mengesahkan keputusan BPD dan melantik kepala desa. Hal ini disampaikan bupati Ende Don Bosco M. Wangge saat meresmikan desa dan melantik Kepala Desa Je’o Du’a di Desa Je’o Du’a Kecamatan Detukeli, Sabtu (24/11). Turut hadir dalam pelantikan acara pelantikan Ketua DPRD Kabupaten Ende Marselinus Y.W Petu.


Menurut Bupati Don, kepala desa terlantik merupakan pilihan masyarakat. Untuk itu, masyarakat dan BPD harus “ Boka Ngere Ki Bere Ngere Ae“ yang artinya BPD dan Masyarakat harus bersatu padu bekerja sama bahu-membahu untuk membangun desa.


Lebih lanjut Bupati Don mengatakan terkait pemekaran Desa Je’o Du’a dari desa induk yakni Desa Wolomuku dengan alasan pendekatan pelayanan, percepatan pembangunan dan mencapai kemandirian, merupakan keinginan seluruh masyarakat. Untuk itu, masyarkat Je’o Du’a tidak lagi mengingkari keputusan. Bupati Don berharap kepada semua unsur yakni masyarakat, kepala desa, BPD dan para mosalaki dengan perannya masing-masing, bekerja sama bahu membahu untuk mencapai cita-cita bersama yakni mewujudkan desa yang maju, mandiri dan sejahtera dengan dukungan Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah daerah untuk kegiatan pembangunan di desa.


Bupati Don menghimbau kepada masyarakat desa Je’I Du’a yang 99 persen adalah petani, untuk terus berusaha dan bekerja keras memanfaatkan dan mengolah lahan pertanian dengan menanam tanaman local. “ Kita harus kembali mengembangkan tanaman lokal seperti ubi dan pisang yang cocok di daerah ini dan tidak kalah nilai gizinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, “ kata Bupati Don.


Ketua DPRD Kabupaten Ende Marselinus Y.W Petu dalam sambutannya mengatakan penyematan tanda pangkat dan jabatan seperti topi, tanda pangkat dan penyematan garuda di dada bukan hanya gagah-gagahan, tetapi merupakan symbol beban dan tanggungjawab yang harus dijunjung dan dipikul oleh seorang pemimpin. Menurut Marsel, jabatan sebagai seorang kepala desa hendaknya mampu menjaga kepercayaan yang diberikan oleh rakyat dengan bekerja jujur dan mampu menjadi pengayom masyarakat yang bermuara pada kesejahteraan. (Min Anggo/Humas Setda Ende)

Addthis
You are here