.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Situs Bung Karno

Gambar
RAT BENTUK PERTANGGUNGJAWABAN KOPERASI
Jumat, 26 Juni 2015
Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bentuk pelaksanaan akuntabilitas koperasi sesuai  konstitusi koperasi. Sebagi insan koperasi tentunya sudah... Selengkapnya...
Gambar
MCK PLUS-PLUS NUATAUBARARIA MENELAN DANA 400 JUTA LEBIH
Jumat, 26 Juni 2015
Pembangunan MCK Plus-plus Nuataubararia Kecamatan Detusoko menghabiskan dana sekitar 400 Juta Rupiah lebih. Dana ini  bersumber dari bantuan/hibah... Selengkapnya...
Gambar
STBM JADI ISSUE NASIONAL
Jumat, 26 Juni 2015
Sejak  tahun 2008 Peraturan Menteri Kesehatan (Permemkes) 852 sudah memuat strategi  Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Rencana yang sama... Selengkapnya...
Gambar
STBM DILE, RANGSANG PERCEPATAN GERAKAN STBM DESA/KELURAHAN LAIN
Kamis, 25 Juni 2015
Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang bertempat di Desa Dile Kecamatan Detusoko merupakan upaya peningkatan perilaku hidup bersih... Selengkapnya...
Gambar
RUMAH TUNGGU, BALAI PENYULUHAN KB DAN MCK PLUS-PLUS DIRESMIKAN
Kamis, 25 Juni 2015
Keberadaan  Rumah Tunggu, Balai Penyuluh Keluarga Berencana dan MCK Plus-Plus KSM Nuataubararia Kecamatan Detusoko diresmikan penggunaannya oleh... Selengkapnya...
Gambar
14 DESA DI KECAMATAN DETUSOKO CAPAI STATUS STBM
Kamis, 25 Juni 2015
Sebanyak 14 Desa di wilayah Kecamatan Detusoko telah mencapai  status Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).  Perilaku STBM ini meliputi  5... Selengkapnya...
Gambar
MODEL PEMBERDAYAAN MENUJU STBM MUTLAK DILAKSANAKAN
Kamis, 25 Juni 2015
Kesadaran masyarakat untuk hidup sehat merupakan tujuan semua orang. Hal ini mengingat tidak ada satupun manusia di dunia ini yang mau sakit.  Salah... Selengkapnya...
Gambar
WABUP ENDE LAKUKAN SIDAK
Rabu, 24 Juni 2015
Dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan dan mengetahui Kenaikan harga sembako serta barang barang yang sudah kadaulawarsa, Wakil Bupati Ende,Djafar... Selengkapnya...
Gambar
BARANG RONGSOKAN IDENTIK DENGAN MUSEUM
Jumat, 19 Juni 2015
“Tatkala kita menelusuri lorong-lorong pertokoan, tak jarang kita mendengar guyonan anak-anak di jalan yang melihat sendal putus dan sepeda rusak... Selengkapnya...

BUPATI HANYA MELANTIK

PDF

Yang memilih kepala desa bukanlah bupati, melainkan masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Bupati hanya mengesahkan keputusan BPD dan melantik kepala desa. Hal ini disampaikan bupati Ende Don Bosco M. Wangge saat meresmikan desa dan melantik Kepala Desa Je’o Du’a di Desa Je’o Du’a Kecamatan Detukeli, Sabtu (24/11). Turut hadir dalam pelantikan acara pelantikan Ketua DPRD Kabupaten Ende Marselinus Y.W Petu.


Menurut Bupati Don, kepala desa terlantik merupakan pilihan masyarakat. Untuk itu, masyarakat dan BPD harus “ Boka Ngere Ki Bere Ngere Ae“ yang artinya BPD dan Masyarakat harus bersatu padu bekerja sama bahu-membahu untuk membangun desa.


Lebih lanjut Bupati Don mengatakan terkait pemekaran Desa Je’o Du’a dari desa induk yakni Desa Wolomuku dengan alasan pendekatan pelayanan, percepatan pembangunan dan mencapai kemandirian, merupakan keinginan seluruh masyarakat. Untuk itu, masyarkat Je’o Du’a tidak lagi mengingkari keputusan. Bupati Don berharap kepada semua unsur yakni masyarakat, kepala desa, BPD dan para mosalaki dengan perannya masing-masing, bekerja sama bahu membahu untuk mencapai cita-cita bersama yakni mewujudkan desa yang maju, mandiri dan sejahtera dengan dukungan Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah daerah untuk kegiatan pembangunan di desa.


Bupati Don menghimbau kepada masyarakat desa Je’I Du’a yang 99 persen adalah petani, untuk terus berusaha dan bekerja keras memanfaatkan dan mengolah lahan pertanian dengan menanam tanaman local. “ Kita harus kembali mengembangkan tanaman lokal seperti ubi dan pisang yang cocok di daerah ini dan tidak kalah nilai gizinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, “ kata Bupati Don.


Ketua DPRD Kabupaten Ende Marselinus Y.W Petu dalam sambutannya mengatakan penyematan tanda pangkat dan jabatan seperti topi, tanda pangkat dan penyematan garuda di dada bukan hanya gagah-gagahan, tetapi merupakan symbol beban dan tanggungjawab yang harus dijunjung dan dipikul oleh seorang pemimpin. Menurut Marsel, jabatan sebagai seorang kepala desa hendaknya mampu menjaga kepercayaan yang diberikan oleh rakyat dengan bekerja jujur dan mampu menjadi pengayom masyarakat yang bermuara pada kesejahteraan. (Min Anggo/Humas Setda Ende)

Addthis
You are here