.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Situs Bung Karno

Gambar
FAPSEDU TERBENTUK DI ENDE
Senin, 06 Juli 2015
Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu) terbentuk di Kabupaten Ende yang ditandai dengan pengukuhan sekaligus... Selengkapnya...
Gambar
KEPENDUDUKAN HARUS DITANGANI KOMPREHENSIF
Senin, 06 Juli 2015
Indonesia masih dihadapkan pada berbagai masalah tantangan kependudukan yang harus ditangani secara komprehensif. Menyikapi  kondisi tersebut maka... Selengkapnya...
Gambar
KIK DAN FAPSEDU HADIR KARENA KEBUTUHAN BUKAN KEINGINAN
Senin, 06 Juli 2015
Pelaksanaan program kependudukan dan KB di kabupaten Ende, sudah dilaksanakan lama, namun persoalan kependudukan ini masih saja terjadi. Kehadiran... Selengkapnya...
Gambar
KARAKTER KEBANGSAAN ENDE HARUS LEBIH KUAT
Senin, 06 Juli 2015
Karakter kebangsaan Kabupaten Ende harus lebih kuat, dari Kabupaten lain.  Hal ini mengingat  Kota Ende adalah Kota Pancasila. Bupati Ende,... Selengkapnya...
Gambar
PESERTA JAMDA ENDE SANDANG TIGA IDENTITAS
Senin, 06 Juli 2015
Kontigen pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ende menyandang 3 (tiga) identitas peran yang harus dijalankan dengan baik. Identitas pertama sebagai duta... Selengkapnya...
Gambar
KWARCAB ENDE BERI APRESIASI KEPADA GUDEP YANG PATUH
Senin, 06 Juli 2015
“Kami memberikan apresiasi kepada gugus depan-gugus depan yang patuh pada semua aturan kepramukaan, sehingga reward diberikan kepada adik-adik dari... Selengkapnya...
Gambar
PRAMUKA ENDE IKUT JAMDA NTT
Senin, 06 Juli 2015
Sebanyak 72 orang anggota pramuka dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Ende, mengikuti kegiatan Jambore Daerah (Jamda) NTT ke VIII Tahun 2015  di... Selengkapnya...
Gambar
11 DESA DEKLARASIKAN STBM
Sabtu, 04 Juli 2015
Sebanyak 11 desa di wilayah Kecamatan Ende mendeklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Ke-11 desa tersebut masing-masing Desa... Selengkapnya...
Gambar
PENDIDIKAN ENDE BERGERAK FLUKTUATIF
Sabtu, 04 Juli 2015
Perkembangan pendidikan di wilayah Kabupaten Ende bergerak fluktuatif dalam  beberapa dekade terakhir. Pada tahun 1970-1980 sebagai masyarakat... Selengkapnya...

PERILAKU SEKSUAL HARUS DILANDASI PRINSIP CINTA KASIH

PDF

Perilaku seksual harus dilandasi prinsip cinta kasih. Seksualitas bukan sekedar naluri alam yang harus mendapat pelepasan, melainkan bagian hidup yang pantas dibina, didik, dan dikembangkan, serta penuh nilai dan kasih.  Hal ini dikatakan Romo Yosep Lalu, Pr dalam kegiatan Pembinaan Mental Mahasiswa Katolik Tingkat Perguruan Tinggi se- Kabupaten Ende di Wisma Pondok Bina Ola Ngari, Jalan Melati Ende, Senin (15 – 17 Oktober 2012).

 

Romo Yosef menjelaskan seksualitas bukan barang yang dapat diperjualbelikan, menjual seksualitas dengan pornografi atau pelacuran berarti menjual manusia. Perilaku seksualitas yang tidak berdasarkan cinta, misalnya hanya berdasarkan nafsu seperti pencabulan, pelacuran dan sebagainya tidak dibenarkan.

 

“ Persetubuhan sebagai penyerahan diri yang paling total dan paling final dan hanya dapat dilakukan oleh mereka yang sudah mempunyai hubungan permanen, total dan pribadi, dan itu hanya dapat terjadi dalam status pernikahan.” kata Rm. Yosef

 

Pater John Dami Mukese,SVD dalam materinya tentang komunitas basis mahasiswa sebagai wadah strategis hidup bergereja mengharapkan kepada para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mampu mengidentifikasi tempatnya sebagai agen pembebasan dalam konteks komunitas basis gerejawi masing – masing, mampu mengidentifikasi perannya sebagai agen pemberdayaan komunitas basis gerejawi masing – masing, mampu menyebut ciri – ciri KBG (Komunitas Basis Gerejawi) yang membebaskan dan memberdayakan.

 

Sementara Ketua Panitia Siprianus Pangga dalam laporannya mengatakan tujuan dari kegiatan pembinaan mental Mahasiswa katolik Tingkat Perguruan Tinggi se – Kabupaten Ende adalah membantu mahasiwa-i katolik untuk menyadari keberadaan dirinya, sebagai orang yang sedang dididik, dibimbing dan dipersiapkan sebagai kader pemimpin bangsa dan gereja di masa datang, membantu para mahasiwa katolik untuk berpikir kritis, logis, dan sistematis alam menggunakan dan memanfaatkan kemajuan IPTEK demi kesuksesan dan kesejahteraan masa depannya.

 

Kegiatan pembinaaan mental mahasiswa katolik diikuti 50 orang dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Ende antara lain Universitas Flores 4 orang, STPM St. Ursula 5 orang, STIPAR Ende 5 orang, ABA Sint Mary 5 orang, akper 5 orang, STIMIK Nusa Bunga 10 orang, STICOM 5 ORANG, Bhajawawo 6 orang, STOKES Simbiosis 5 orang.(Ria – Humas)

Tampak Gbr: Pater John Dami Mukese,SVD sedang membawakan materi

Addthis
You are here