.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
SMA MUHAMMADIYAH ENDE MELAKSANAKAN KEGIATAN LOS
Rabu, 20 Juli 2016
Kegiatan Layanan Orientasi Siswa atau yang disingkat dengan LOS merupakan kegiatan yang tujuannya untuk mengenalkan lingkungan sekolah baru bagi... Selengkapnya...
Gambar
PANCASILA MENJADI DASAR DARI ORMAS
Rabu, 20 Juli 2016
Setiap Ormas memiliki ideologi khusus, visi, misi , dan tujuan yang berbeda sesuai dengan latar belakang anggotanya, namun semuanya disatukan dalam... Selengkapnya...
Gambar
43 JAMAAH CALON HAJI IKUT MANASIK HAJI
Rabu, 20 Juli 2016
Sebanyak 43 orang jemaah calon haji mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji yang siap berangkat Tahun 1437 H/2016 M. 43 orang calon jamaah haji ini... Selengkapnya...
Gambar
KEBERSAMAAN PENENTU BERHASILNYA PEMBANGUNAN
Rabu, 20 Juli 2016
Pelaksanaan pembangunan tentunya mengikutsertakan Aparatur Negara bersama masyarakat. Kebersamaan ini harus dibangun dalam kesadaran bahwa guna... Selengkapnya...
Gambar
ELIMINASI FILARIASIS PRIORITAS PROGRAM NASIONAL
Rabu, 20 Juli 2016
Indonesia menetapkan eliminasi filariasis sebagai salah satu prioritas program nasional pengendalian penyakit menular. Dua strategi utama diterapkan... Selengkapnya...

GURU AGAMA KRISTEN IKUT KEGIATAN ORIENTASI

PDF

Sebanyak 20 orang guru Kristen non PNS mengikuti kegiatan orientasi yang diselenggarakan oleh Bimas Kristen pada Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ende, Jumat (19/10/2012) di Aula Pondok Bina Olangari, Ende.

 

Kepala Tata Usaha (KTU) Kantor Depertemen Agama (Depag) Kabupaten Ende, Niko Nuka saat membuka kegiatan orientasi penyuluh Agama Kristen non PNS mengatakan kehadiran Kantor Kementrian Agama di Kabupaten Ende bukan hanya untuk memimpin atau membawakan doa namun kehadiran Depag memberikan arti tersendiri bagi pemerintahan dan masyarakat di daerah tersebut. Depag Kabupaten Ende hadir di daerah tersebut memiliki visi yakni bernas yang artinya beriman, cerdas, rukun dan sejahtera.

 

Niko mengatakan ada pandangan yang keliru di tengah masyarakat yang menyatakan seakan-akan kantor Depag hadir hanya untuk membawakan doa dalam satu acara padahal sebenarnya Depag memiliki visi dan misi yang berorentasi pada kemajuan dan kerukunan di suatu daerah.Dikatakan sebagai sebuah kantor yang memiliki visi Bernas maka Depag Kabupaten Ende berkewajiban untuk membawa masyarakat di daerah tersebut untuk senantiasa beriman juga cerdas, hidup rukun dan sejahtera.

 

Sebagai tindaklanjut dari visi Bernas tersebut ujar Niko, Depag Kabupaten Ende senantiasa mengajak masyarakat di daerah tersebut agar selalu hidup rukun meskipun berbeda agama juga Depag Kabupaten Ende mendorong bahkan membangun lembaga pendidikan yang ada di daerah tersebut. Hal ini dilakukan sebagai tanggungjawab dari Depag Kabupaten Ende akan keberadaan generasi yang ada di daerah agar manusia yang cerdas.

 

Terkait dengan lembaga pendidikan kata Niko, dia meminta kepada guru atau pemuka agama Kristen yang ada di Kota Ende untuk membangun sekolah Kristen dengan demikian “kue” di pendidikan dari pemerintah pusat dapat dinikmati juga tidak hanya sekedar menjadi penonton.

 

Alexander Suek selaku Pejabat Pembuat Komitmen Penyelenggaraan Bimas Kristen dalam laporannya mengatakan tujuan pelaksanaan orientasi adalah untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme para penyuluh Agama Krisen non PNS seluruh Kabupaten Ende dalam pelayanan serta dapat memahami kedudukan, tugas dan fungsinya sebagai penyuluh agama Kristen non PNS yang dapat memberikan sinar dalam kegelapan dan menjadi garam baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

 

Selain itu untuk mempertemukan para penyuluh agama Kristen non PNS yang ada di berbagai tempat tugas di Kabupaten Ende untuk saling mengenal dan merefleksikan pengalaman di lapangan.(ria/humas)

 

 

Addthis
You are here