.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Situs Bung Karno

Gambar
KABUPATEN ENDE MEMILIKI POTENSI ENERGI TERBARUKAN
Jumat, 30 Januari 2015
Kabupaten Ende memiliki potensi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) diantaranya Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kecamatan Ndona dan Kecamatan... Selengkapnya...
Gambar
BPBD ENDE PANTAU MUSIM HUJAN BERPOTENSI BENCANA
Jumat, 30 Januari 2015
Saat ini sedang musim hujan. Intensitas turunnya hujan hampir merata diseluruh wilayah Kabupaten Ende. Hujan juga berpotensi menjadi bencana. Karena... Selengkapnya...
Gambar
CAMAT DETUSOKO,IGNAS KAPO BANGUN KOMITMEN BERSAMA TURUN KE SAWAH
Jumat, 30 Januari 2015
Meningkatkan produksi pertanian khususnya produksi padi sawah memang bukan pekerjaan yang gampang. Ini perlu komitmen bersama antara semua pimpinan... Selengkapnya...
Gambar
SUPIR MINTA TARIF LEBIH, LAPORKAN KE DINAS PERHUBUNGAN
Jumat, 30 Januari 2015
Jika ada sopir di Ende yang meminta tarif lebih dari ketentuan yang ada, penumpang diharapkan segera melaporkan ke Dinas Perhubungan. Caranya, catat... Selengkapnya...
Gambar
PROYEK AIR MINUM PULAU ENDE JAWABI KERINDUAN MASYARAKAT
Kamis, 29 Januari 2015
Proyek pembangunan pengolahan air laut menjadi air bersih siap pakai (desalinasi) oleh pemerntah pusat di Pulau Ende sangat dirasakan manfaatnnya... Selengkapnya...
Gambar
WABUP DJAFAR PANTAU PROYEK PENYULINGAN AIR LAUT DI PULAU ENDE
Kamis, 29 Januari 2015
Untuk mengetahui perkembangan terakhir pembangunan penyulingan air asin menjadi air tawar yang dapat diminum di Pulau Ende, Wakil Bupati Ende, Djafar... Selengkapnya...
Gambar
WABUP DJAFAR KESAL BANYAK PIMPINAN SKPD ABAIKAN ACARANYA DI DETUSOKO
Kamis, 29 Januari 2015
Ini bukan barang baru. Tetapi sudah sering terjadi ketika suatu acara dipimpin oleh Wakil Bupati Ende Djafar,banyak kalangan pimpinan SKPD yang... Selengkapnya...

BANTUAN UNTUK BENCANA, PEMERINTAH SIAP SALURKAN BERAS

PDF

Untuk membantu korban bencana badai angin dan hujan lebat di Kabupaten Ende, pemerintah telah menyiapkan beras bantuan bencana sebanyak 100 ton. Hal dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge beberapa waktu yang lalu.

Bupati Don mengatakan suratnya telah saya tanda tangani. Penyaluran beras akan ditangani langsung oleh Dinas Sosial. “ Saya juga sudah lakukan komunikasi dengan pihak Bulog Ende. Mereka menyatakan persediaan beras itu ada, sehingga sekarang kita tinggal menunggu aksi langsung dari Dinas Sosial. Saya harapkan pendropingan beras ini segera dilakukan. Datanya juga saya minta yang akurat agar bantuan tidak salah sasaran,” kata Bupati Don.

Kepala Bulog Sub Divre Ende, Taufiq Rodja saat ditemui mengaku telah menerima surat permintaan dari Bupati. Menurut Taufiq, soal beras selalu stand by di Bulog Ende. Kapan saja pemerintah ajukan permintaan beras selalu tersedia. Kita masih menunggu surat permintaan dari Dinas Sosial. “ Kita juga minta dengan data yang akurat soal korban bencana alam agar nanti bantuan tepat sasaran. Kami di Bulog siap membantu,” kata Taufiq. Soal persediaan, katanya, cukup lama. Bulog sedang menunggu beras sebanyak 3.000 ton dari jawa. Selain itu dari Kupang 1.000 ton. Sudah masuk 425 ton dan sisanya 575 ton masih menunggu kapal , sehingga untuk persediaan beras Bulog tidak ada masalah.

Lebih lanjut Taufiq mengatakan penyaluran beras raskin terus digalakan.Apalagi dengan kondisi bencana seperti sekarang, panenan masyarakat pasti banyak yang gagal. Untuk itu para Kepala Desa diminta melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Bulog Ende.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Sipri Reda Lio ketika ditemui mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Bupati. Dinas Sosial akan segera menyalurkan beras bantuan ini kepada masyarakat. Namun Dinas Sosial masih harus memastikan data penerima bantuan. Untuk kepastian data ini, Dinas Sosial harus lakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga dengan para camat dan kepala Desa. Dengan demikian, bantuan yang di berikan tepat sasaran.

“Memang ada bantuan lain seperti terpal, peralatan dapur, tetapi kita tidak bisa salurkan karena jumlahnya terbatas. Nanti siapa yang dapat dan siapa tidak. Jadi kita cukup salurkan beras saja,” kata Sipri.(adm,pt)

Addthis
You are here