.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Situs Bung Karno

Gambar
KETAHANAN PANGAN BERHASIL DITENTUKAN KOMITMEN PELAKSANA PROGRAM
Jumat, 06 Maret 2015
Keberhasilan pembangunan ketahanan pangan dan penyuluhan sangat ditentukan oleh keseriusan dan komitmen para pelaksana program dan kegiatan ketahanan... Selengkapnya...
Gambar
PDRB PERTANIAN TUMBUH 4,26 PERSEN
Jumat, 06 Maret 2015
Bedasarkan indikator makro maupun capaian produksi pangan, kinerja pembangunan ketahanan pangan tahun 2014 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.... Selengkapnya...
Gambar
SEMUA PIHAK HARUS GENCAR INFORMASIKAN IKAN DI ENDE BEBAS FORMALIN
Jumat, 06 Maret 2015
Isyu ikan mengandung formalin yang di jual di pasar-pasar dalam wilayah Kabupaten Ende terus bergulir sampai saat ini. Dan keadaan ini tentunya... Selengkapnya...
Gambar
KONS DJARA: PEMOTONGAN JUMLAH PIDES/PIKEL UNTUK BANGUN SARANA STRATEGIS
Jumat, 06 Maret 2015
Sejumlah masyarakat di Kecamatan Nangapanda mempertanyakan alasan pemotongan jumlah dana PIDES/PIKEL oleh Pemerintah Kabupaten Ende pada kegiatan... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI LANTIK 30 KEPALA SEKOLAH
Kamis, 05 Maret 2015
Bupati Ende Marselinus Y.W. Petu melantik 30 kepala sekolah pada empat jenjang pendidikan dalam wilayah Kabupaten Ende di Lantai II Kantor Bupati.... Selengkapnya...
Gambar
LPP RRI ENDE ADAKAN KEGIATAN INDONESIA BERDONOR
Kamis, 05 Maret 2015
Lembaga Penyiaran Indonesia Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Ende mengadakan kegiatan Indonesia Berdonor di Kantor RRI Ende. Rabu (4/3/2015)... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MARSEL: HARUS ANTISIPASI IKAN BERFORMALIN
Kamis, 05 Maret 2015
“ Saat ini masyarakat resah dengan Isyu ikan yang mengandung formalin. Masyarakat pikir-pikir apabila ingin membeli ikan. Kondisi ini tentunya... Selengkapnya...

BANTUAN UNTUK BENCANA, PEMERINTAH SIAP SALURKAN BERAS

PDF

Untuk membantu korban bencana badai angin dan hujan lebat di Kabupaten Ende, pemerintah telah menyiapkan beras bantuan bencana sebanyak 100 ton. Hal dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge beberapa waktu yang lalu.

Bupati Don mengatakan suratnya telah saya tanda tangani. Penyaluran beras akan ditangani langsung oleh Dinas Sosial. “ Saya juga sudah lakukan komunikasi dengan pihak Bulog Ende. Mereka menyatakan persediaan beras itu ada, sehingga sekarang kita tinggal menunggu aksi langsung dari Dinas Sosial. Saya harapkan pendropingan beras ini segera dilakukan. Datanya juga saya minta yang akurat agar bantuan tidak salah sasaran,” kata Bupati Don.

Kepala Bulog Sub Divre Ende, Taufiq Rodja saat ditemui mengaku telah menerima surat permintaan dari Bupati. Menurut Taufiq, soal beras selalu stand by di Bulog Ende. Kapan saja pemerintah ajukan permintaan beras selalu tersedia. Kita masih menunggu surat permintaan dari Dinas Sosial. “ Kita juga minta dengan data yang akurat soal korban bencana alam agar nanti bantuan tepat sasaran. Kami di Bulog siap membantu,” kata Taufiq. Soal persediaan, katanya, cukup lama. Bulog sedang menunggu beras sebanyak 3.000 ton dari jawa. Selain itu dari Kupang 1.000 ton. Sudah masuk 425 ton dan sisanya 575 ton masih menunggu kapal , sehingga untuk persediaan beras Bulog tidak ada masalah.

Lebih lanjut Taufiq mengatakan penyaluran beras raskin terus digalakan.Apalagi dengan kondisi bencana seperti sekarang, panenan masyarakat pasti banyak yang gagal. Untuk itu para Kepala Desa diminta melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Bulog Ende.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Sipri Reda Lio ketika ditemui mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Bupati. Dinas Sosial akan segera menyalurkan beras bantuan ini kepada masyarakat. Namun Dinas Sosial masih harus memastikan data penerima bantuan. Untuk kepastian data ini, Dinas Sosial harus lakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga dengan para camat dan kepala Desa. Dengan demikian, bantuan yang di berikan tepat sasaran.

“Memang ada bantuan lain seperti terpal, peralatan dapur, tetapi kita tidak bisa salurkan karena jumlahnya terbatas. Nanti siapa yang dapat dan siapa tidak. Jadi kita cukup salurkan beras saja,” kata Sipri.(adm,pt)

Addthis
You are here