.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

DANDIM TANAM PADI SELUAS 1 HEKTAR
Rabu, 28 September 2016
Dandim 1602 Ende, Letkol Kav Suteja melakukan penanaman perdana padi sawah di Desa Wolomage, Kecamatan Detusoko, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang... Selengkapnya...
GURU, OBJEK PENTING PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN
Rabu, 28 September 2016
Pendidikan merupakan faktor penting dalam kehidupan, karena pendidikan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.... Selengkapnya...
DANDIM SUTEJA”ENDE ADA”
Rabu, 28 September 2016
Kehadiran semua stakehoder pada kegiatan penanaman perdana padi sawah di desa Wolomage Kecamatan Detusoko mau membuktikan dan menunjukan kepada... Selengkapnya...
BUPATI MARSEL “KAMI BENAR-BENAR DAMAI”
Rabu, 28 September 2016
Bupati Ende Ir. Marselinus Y. W. Petu mengatakan, kedatangan dirinya bersama ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kapolres, Dandim 1602 dan... Selengkapnya...
“NDUARIA BERDAMAI”
Rabu, 28 September 2016
Masyarakat Nduaria Kecamatan Kelimutu yang berkonflik akhirnya melakukan perdamaian ditandai dengan pembacaan Surat Kesepakatan Perdamaian oleh... Selengkapnya...
APARATUR NEGARA HARUS MAMPU FASILITASI PROGRAM PEMBANGUNAN
Rabu, 28 September 2016
Kedudukan Aparatur negara sebagai pelayan dan fasilitator dengan memiliki berbagai kemampuan dan keterampilan sesuai peran dan tugas yang diemban,... Selengkapnya...
WABUP DJAFAR ”AGAMA DORONG TERBENTUKNYA MASYARAKAT BERADAB”.
Jumat, 16 September 2016
Agama sebagai landasan moral dan etika merupakan faktor yang sangat penting yang dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang beradab, damai, adil,... Selengkapnya...
TENAGA KERJA MERUPAKAN PELAKU PEMBANGUNAN
Jumat, 16 September 2016
Tenaga kerja mempunyai peranan dan kedudukan yang sangat penting dalam pembangunan karena tenaga kerja merupakan pelaku dan tujuan pembangunan. Oleh... Selengkapnya...

BANTUAN UNTUK BENCANA, PEMERINTAH SIAP SALURKAN BERAS

PDF

Untuk membantu korban bencana badai angin dan hujan lebat di Kabupaten Ende, pemerintah telah menyiapkan beras bantuan bencana sebanyak 100 ton. Hal dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge beberapa waktu yang lalu.

Bupati Don mengatakan suratnya telah saya tanda tangani. Penyaluran beras akan ditangani langsung oleh Dinas Sosial. “ Saya juga sudah lakukan komunikasi dengan pihak Bulog Ende. Mereka menyatakan persediaan beras itu ada, sehingga sekarang kita tinggal menunggu aksi langsung dari Dinas Sosial. Saya harapkan pendropingan beras ini segera dilakukan. Datanya juga saya minta yang akurat agar bantuan tidak salah sasaran,” kata Bupati Don.

Kepala Bulog Sub Divre Ende, Taufiq Rodja saat ditemui mengaku telah menerima surat permintaan dari Bupati. Menurut Taufiq, soal beras selalu stand by di Bulog Ende. Kapan saja pemerintah ajukan permintaan beras selalu tersedia. Kita masih menunggu surat permintaan dari Dinas Sosial. “ Kita juga minta dengan data yang akurat soal korban bencana alam agar nanti bantuan tepat sasaran. Kami di Bulog siap membantu,” kata Taufiq. Soal persediaan, katanya, cukup lama. Bulog sedang menunggu beras sebanyak 3.000 ton dari jawa. Selain itu dari Kupang 1.000 ton. Sudah masuk 425 ton dan sisanya 575 ton masih menunggu kapal , sehingga untuk persediaan beras Bulog tidak ada masalah.

Lebih lanjut Taufiq mengatakan penyaluran beras raskin terus digalakan.Apalagi dengan kondisi bencana seperti sekarang, panenan masyarakat pasti banyak yang gagal. Untuk itu para Kepala Desa diminta melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Bulog Ende.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Sipri Reda Lio ketika ditemui mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Bupati. Dinas Sosial akan segera menyalurkan beras bantuan ini kepada masyarakat. Namun Dinas Sosial masih harus memastikan data penerima bantuan. Untuk kepastian data ini, Dinas Sosial harus lakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga dengan para camat dan kepala Desa. Dengan demikian, bantuan yang di berikan tepat sasaran.

“Memang ada bantuan lain seperti terpal, peralatan dapur, tetapi kita tidak bisa salurkan karena jumlahnya terbatas. Nanti siapa yang dapat dan siapa tidak. Jadi kita cukup salurkan beras saja,” kata Sipri.(adm,pt)

Addthis
You are here