.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
KOPERASI OBOR MAS SELENGGARAKAN RAT KE 34
Rabu, 25 April 2018
KSP Kopdit Obor Mas menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT)  KE 34 Tahun buku 2017.  Terhitung tanggal 11 – 25 April, KSP Kopdit Obor Mas ... Selengkapnya...
Gambar
KABUPATEN ENDE MENDAPAT 3 PENGHARGAAN TINGKAT PROVINSI NTT
Selasa, 24 April 2018
Kabupaten Ende dan Sejumlah Kabupaten lainnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi. Penghargaan ini... Selengkapnya...
Gambar
MITOS MENGENAI MAKANAN HAMBAT PROSES PEMENUHAN GIZI
Selasa, 24 April 2018
Beberapa mitos dan fakta mengenai makanan dan gizi tidak boleh makan salah satu jenis makanan merupakan mitos dan budaya yang salah serta  ... Selengkapnya...
Gambar
SEJUMLAH KABUPATEN DI NTT DAPAT PENGHARGAAN TINGKAT PROVINSI
Selasa, 24 April 2018
Sejumlah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi. Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah... Selengkapnya...
Gambar
MTQ PERDALAM MAKNA ALQUR’AN
Senin, 23 April 2018
Pelaksanaan MTQ harus kita maknai sebagai suatu ajang yang sangat mulia, karena selain untuk mencari bibit-bibit atau bakat-bakat qori dan qoriah... Selengkapnya...
Gambar
PEMENUHAN GIZI MASIH JADI TANTANGAN
Senin, 23 April 2018
Permasalahan pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak masih menjadi tantangan bagi Indonesia, termasuk bagi kita di Kabupaten Ende. Untuk mengatasinya... Selengkapnya...
Gambar
PEMAHAMAN POLITIK MASYARAKAT MASIH RENDAH
Rabu, 18 April 2018
Ditengah situasi politik di wilayah kita yang menghangat menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni nanti, maka semua perhatian masyarakat... Selengkapnya...

BANTUAN UNTUK BENCANA, PEMERINTAH SIAP SALURKAN BERAS

PDF

Untuk membantu korban bencana badai angin dan hujan lebat di Kabupaten Ende, pemerintah telah menyiapkan beras bantuan bencana sebanyak 100 ton. Hal dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge beberapa waktu yang lalu.

Bupati Don mengatakan suratnya telah saya tanda tangani. Penyaluran beras akan ditangani langsung oleh Dinas Sosial. “ Saya juga sudah lakukan komunikasi dengan pihak Bulog Ende. Mereka menyatakan persediaan beras itu ada, sehingga sekarang kita tinggal menunggu aksi langsung dari Dinas Sosial. Saya harapkan pendropingan beras ini segera dilakukan. Datanya juga saya minta yang akurat agar bantuan tidak salah sasaran,” kata Bupati Don.

Kepala Bulog Sub Divre Ende, Taufiq Rodja saat ditemui mengaku telah menerima surat permintaan dari Bupati. Menurut Taufiq, soal beras selalu stand by di Bulog Ende. Kapan saja pemerintah ajukan permintaan beras selalu tersedia. Kita masih menunggu surat permintaan dari Dinas Sosial. “ Kita juga minta dengan data yang akurat soal korban bencana alam agar nanti bantuan tepat sasaran. Kami di Bulog siap membantu,” kata Taufiq. Soal persediaan, katanya, cukup lama. Bulog sedang menunggu beras sebanyak 3.000 ton dari jawa. Selain itu dari Kupang 1.000 ton. Sudah masuk 425 ton dan sisanya 575 ton masih menunggu kapal , sehingga untuk persediaan beras Bulog tidak ada masalah.

Lebih lanjut Taufiq mengatakan penyaluran beras raskin terus digalakan.Apalagi dengan kondisi bencana seperti sekarang, panenan masyarakat pasti banyak yang gagal. Untuk itu para Kepala Desa diminta melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Bulog Ende.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Sipri Reda Lio ketika ditemui mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Bupati. Dinas Sosial akan segera menyalurkan beras bantuan ini kepada masyarakat. Namun Dinas Sosial masih harus memastikan data penerima bantuan. Untuk kepastian data ini, Dinas Sosial harus lakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga dengan para camat dan kepala Desa. Dengan demikian, bantuan yang di berikan tepat sasaran.

“Memang ada bantuan lain seperti terpal, peralatan dapur, tetapi kita tidak bisa salurkan karena jumlahnya terbatas. Nanti siapa yang dapat dan siapa tidak. Jadi kita cukup salurkan beras saja,” kata Sipri.(adm,pt)

Addthis
You are here