.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
KANKER SERVIKS DAN PAYUDARA TERTINGGI PENYEBAB KEMATIAN
Jumat, 17 November 2017
Penyakit kanker Leher Rahim (Serviks) dan kanker Payudara merupakan dua jenis kanker tertinggi yang mengancam perempuan di Indonesia dan paling... Selengkapnya...
Gambar
KESINAMBUNGAN LINTAS PROGRAM WUJUDKAN DERAJAT KESMAS
Jumat, 17 November 2017
Dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya perlu adanya kesinambungan antara upaya lintas program dan lintas... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI MARSEL LETAK BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID BAITHUL MAGHFIRAH PENGGAJAWA
Jumat, 17 November 2017
Bupati Ende Ir. Marselinus Y. W. Petu didampingi Wakil Bupati Drs. H. Djafar H. Achmad, MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid... Selengkapnya...
Gambar
WARISAN PAHLAWAN BUKAN POLITIK KETAKUTAN
Selasa, 14 November 2017
Peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya memberi pelajaran moral bagi anak bangsa bukanlah "Politik Ketakutan" melainkan "Politik harapan".... Selengkapnya...
Gambar
PT DITUNTUT LAKUKAN INOVASI
Jumat, 10 November 2017
Menyikapi arus globalisasi saat ini, Perguruan Tinggi dituntut harus mampu melakukan inovasi dengan menerapkan Tri Darma Perguruan Tinggi. Bupati... Selengkapnya...
Gambar
2018 GURU NON PNS DIBERI HONOR Rp. 1.500.000
Rabu, 08 November 2017
Mulai tahun 2018 para guru Non PNS yang tidak termasuk dalam kontrak Pusat,Provinsi  maupun Daerah diberikan honor atau tunjangan penghasilan oleh... Selengkapnya...
Gambar
TAHUN 2018 ADALAH TAHUN POLITIK
Rabu, 08 November 2017
Bagi masyarakat Kabupaten Ende khususnya dan Provinsi NTT pada umumnya,  tahun 2018 adalah Tahun Politik. Karena di tahun tersebut akan dilaksanakan... Selengkapnya...
Gambar
HAK ANAK BANYAK DIABAIKAN
Rabu, 08 November 2017
Saat ini masyarakat global  dihadapkan pada praksis hidup bahwa hak anak sering diabaikan dalam banyak aspek kehidupan. Tidak jarang kita mendengar... Selengkapnya...

BANTUAN UNTUK BENCANA, PEMERINTAH SIAP SALURKAN BERAS

PDF

Untuk membantu korban bencana badai angin dan hujan lebat di Kabupaten Ende, pemerintah telah menyiapkan beras bantuan bencana sebanyak 100 ton. Hal dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge beberapa waktu yang lalu.

Bupati Don mengatakan suratnya telah saya tanda tangani. Penyaluran beras akan ditangani langsung oleh Dinas Sosial. “ Saya juga sudah lakukan komunikasi dengan pihak Bulog Ende. Mereka menyatakan persediaan beras itu ada, sehingga sekarang kita tinggal menunggu aksi langsung dari Dinas Sosial. Saya harapkan pendropingan beras ini segera dilakukan. Datanya juga saya minta yang akurat agar bantuan tidak salah sasaran,” kata Bupati Don.

Kepala Bulog Sub Divre Ende, Taufiq Rodja saat ditemui mengaku telah menerima surat permintaan dari Bupati. Menurut Taufiq, soal beras selalu stand by di Bulog Ende. Kapan saja pemerintah ajukan permintaan beras selalu tersedia. Kita masih menunggu surat permintaan dari Dinas Sosial. “ Kita juga minta dengan data yang akurat soal korban bencana alam agar nanti bantuan tepat sasaran. Kami di Bulog siap membantu,” kata Taufiq. Soal persediaan, katanya, cukup lama. Bulog sedang menunggu beras sebanyak 3.000 ton dari jawa. Selain itu dari Kupang 1.000 ton. Sudah masuk 425 ton dan sisanya 575 ton masih menunggu kapal , sehingga untuk persediaan beras Bulog tidak ada masalah.

Lebih lanjut Taufiq mengatakan penyaluran beras raskin terus digalakan.Apalagi dengan kondisi bencana seperti sekarang, panenan masyarakat pasti banyak yang gagal. Untuk itu para Kepala Desa diminta melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Bulog Ende.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Sipri Reda Lio ketika ditemui mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Bupati. Dinas Sosial akan segera menyalurkan beras bantuan ini kepada masyarakat. Namun Dinas Sosial masih harus memastikan data penerima bantuan. Untuk kepastian data ini, Dinas Sosial harus lakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga dengan para camat dan kepala Desa. Dengan demikian, bantuan yang di berikan tepat sasaran.

“Memang ada bantuan lain seperti terpal, peralatan dapur, tetapi kita tidak bisa salurkan karena jumlahnya terbatas. Nanti siapa yang dapat dan siapa tidak. Jadi kita cukup salurkan beras saja,” kata Sipri.(adm,pt)

Addthis
You are here