.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
K3 TINGKATKAN KUALITAS HIDUP MANUSIA
Rabu, 22 Februari 2017
“Dengan budaya k3 kita tingkatkan kualitas hidup manusia menuju masyarakat yang selamat” merupakan Tema Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja... Selengkapnya...
Gambar
WABUP DJAFAR; HILANGKAN AKSI CORAT CORET
Senin, 13 Februari 2017
Wakil Bupati Ende, H. Djafar H. Achmad meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Hal ini kepada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja... Selengkapnya...
Gambar
KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KOPERASI DAN UMKM DI KABUPATEN ENDE MENUJU TINGGAL LANDAS
Senin, 13 Februari 2017
Menjawab isu - isu Strategis Pembangunan Koperasi dan UMKM di Kabupaten Ende yaitu belum semua kelompok prakoperasi memiliki legalitas badan hukum... Selengkapnya...
Gambar
MOYSI LAHIR DARI KEBERSAMAAN
Jumat, 10 Februari 2017
Keberadaan Koperasi Wanita Moysi  yang lahir dari semangat kebersamaan dan solidaritas sesama Ibu-Ibu Dharma Wanita di Kabupaten Ende dengan latar... Selengkapnya...
Gambar
DEMOKRASI LANCAR, BUPATI BERI APRESIASI KEPADA MASYARAKAT
Jumat, 10 Februari 2017
Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat desa Rapowawo, Zozozea dan Sangharorho Kecamatan Nangapanda yang... Selengkapnya...
Gambar
SI APIK SISTEM INFORMASI BERBASIS ANDROID
Jumat, 10 Februari 2017
Pencatatan Transaksi Keuangan SI APIK, merupakan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan yang sederhana, cepat dan mudah yang... Selengkapnya...
Gambar
MASYARAKAT HARUS KENAL RUPIAH
Jumat, 10 Februari 2017
Masyarakat kabupaten Ende diminta mengenal ciri-ciri keaslian Uang Rupiah NKRI Tahun Emisi (TE) 2016.   Permintaan ini disampaikan oleh Mualam Noor,... Selengkapnya...
Gambar
“TAHUN 2018; BUPATI MARSEL CANANGKAN SEBAGAI TAHUN PEMANTAPAN”
Rabu, 08 Februari 2017
Bupati Ende, Ir. Marselinus Y.W. Petu, mencanangkan Tahun 2018, sebagai Tahun “Pemantapan” dengan sistematika Strategi “Kolaborasi”.   Hal... Selengkapnya...

BANTUAN UNTUK BENCANA, PEMERINTAH SIAP SALURKAN BERAS

PDF

Untuk membantu korban bencana badai angin dan hujan lebat di Kabupaten Ende, pemerintah telah menyiapkan beras bantuan bencana sebanyak 100 ton. Hal dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge beberapa waktu yang lalu.

Bupati Don mengatakan suratnya telah saya tanda tangani. Penyaluran beras akan ditangani langsung oleh Dinas Sosial. “ Saya juga sudah lakukan komunikasi dengan pihak Bulog Ende. Mereka menyatakan persediaan beras itu ada, sehingga sekarang kita tinggal menunggu aksi langsung dari Dinas Sosial. Saya harapkan pendropingan beras ini segera dilakukan. Datanya juga saya minta yang akurat agar bantuan tidak salah sasaran,” kata Bupati Don.

Kepala Bulog Sub Divre Ende, Taufiq Rodja saat ditemui mengaku telah menerima surat permintaan dari Bupati. Menurut Taufiq, soal beras selalu stand by di Bulog Ende. Kapan saja pemerintah ajukan permintaan beras selalu tersedia. Kita masih menunggu surat permintaan dari Dinas Sosial. “ Kita juga minta dengan data yang akurat soal korban bencana alam agar nanti bantuan tepat sasaran. Kami di Bulog siap membantu,” kata Taufiq. Soal persediaan, katanya, cukup lama. Bulog sedang menunggu beras sebanyak 3.000 ton dari jawa. Selain itu dari Kupang 1.000 ton. Sudah masuk 425 ton dan sisanya 575 ton masih menunggu kapal , sehingga untuk persediaan beras Bulog tidak ada masalah.

Lebih lanjut Taufiq mengatakan penyaluran beras raskin terus digalakan.Apalagi dengan kondisi bencana seperti sekarang, panenan masyarakat pasti banyak yang gagal. Untuk itu para Kepala Desa diminta melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Bulog Ende.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Sipri Reda Lio ketika ditemui mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Bupati. Dinas Sosial akan segera menyalurkan beras bantuan ini kepada masyarakat. Namun Dinas Sosial masih harus memastikan data penerima bantuan. Untuk kepastian data ini, Dinas Sosial harus lakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga dengan para camat dan kepala Desa. Dengan demikian, bantuan yang di berikan tepat sasaran.

“Memang ada bantuan lain seperti terpal, peralatan dapur, tetapi kita tidak bisa salurkan karena jumlahnya terbatas. Nanti siapa yang dapat dan siapa tidak. Jadi kita cukup salurkan beras saja,” kata Sipri.(adm,pt)

Addthis
You are here