.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Tiwu Telu Media Channel

Gambar
FLORES ETNIC FASHION SHOW AWALI SEPEKAN FESTIVAL DANAU KELIMUTU
Jumat, 16 Agustus 2019
Lomba Flores Etnik Fashion mengawali penyelenggaraan Sepekan Festival Danau Kelimutu Tahun 2019 berlangsung di sepanjang Jalan Soekarno, Kamis... Selengkapnya...
Gambar
DISPORA ENDE GELAR TURNAMEN VOLLY PANTAI
Rabu, 07 Agustus 2019
Gebrakan dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten (Dispora) Ende dengan menggelar Turnamen cabang olahraga yang terbilang baru pertama kali... Selengkapnya...
Gambar
DUA DESA PERSIAPAN DIRESMIKAN
Rabu, 07 Agustus 2019
Wakil Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM meresmikan dua desa persiapan yaitu Desa Kotabaru Tenggah Kecamatan Kotabaru dan Desa Mautenda... Selengkapnya...
Gambar
ILUNI UI 96 ADAKAN PELATIHAN BAGI TENAGA KESEHATAN
Jumat, 02 Agustus 2019
Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Lulusan Tahun 1996 melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan bagi tenaga kesehatan... Selengkapnya...
Gambar
MUSRENBANG RPJMD PERTAJAM PROGRAM DAERAH
Jumat, 02 Agustus 2019
Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ende Tahun 2019-2024 merupakan agenda strategis dalam rangka... Selengkapnya...

SOSIALISASI PEMBAYARAN NON TUNAI

PDF

altSesuai Surat Edaran Menteri Dalam negeri nomor 910/1867/SJ tanggal 17 April 2017 tentang “Implementasi Transaksi Non Tunai pada pemeritah daerah Kabupaten/Kota” yang menyatakan bahwa uang yang berasal dari APBD maupun APBN harus dilakukan transaksi/pembayaran secara non tunai, menggunakan rekening atau transaksi antar rekening. Aturan ini berlaku sejak dilakukan sosialisasi ini, demikian ditegaskan Sekda Ende dr. Agustinus G. Ngasu, M.Kes MMR saat membuka dan memberikan materi pada Kegiatan Implementasi Pembayaran Non Tunai Pada Pengeluaran Yang Bersumber Dari APBD Pada Lingkup Pemerintah Kabupaten Ende yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Bupati Ende, Jumad (5/7/2019).

 

Kenapa perlu adanya pembayaran secara non tunai, lanjut Sekda Gusti yang pertama agar  lebih efisen, yang kedua keamanan dan kenyamanan dan yang ketiga asas manfaat. Efisien dimana tidak perlu butuh waktu lama dan biaya dan untuk mencegah tindak pidana korupsi.

Menurut Sekda Gusti yang menggunakan pembayaran non tunai adalah semua jenis belanja baik langsung maupun belanja tidak langsung. Contoh yang selama ini sudah berjalan adalah pembayaran gaji dan TKD dan Bansos ke pihak ke tiga. Semua laporan transaksi non tunai tersebut harus dikirim ke KPK, Mendagri dan Inspektorat. Dan apabila tidak melakukan pembayaran non tunai akan dikenai sanksi administratif oleh sekda.

 

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kab. Ende Drs. Bunganus Maurids Bunga, M.Si dalam materinya mengatakan secara operasional penerapan sistem transaski tidak beda, hanya berbeda pada media dimana persyaratan formal maupun teknis sama. Dalam Peraturan Bupati sudah mengatur hal-hal pengecualian dalam hal penerapan kalaupun kondisi tidak memungkinkan melalukan transaksi non tunai tidak salah dilakukan transaksi tunai. Penerapan transaksi non tunai ini dilakukan agar mengoptimalkan pemanfaatan teknologi keuangan. Regulasi mengatur salah satu perangkat lunak yang bisa meminimalisir terjadinya penyimpangan keuangan yaitu pemanfatakan teknologi keuangan.

 

Secara teknis penerapan sistem pembayaran non tunai menurut Kepala Bank NTT Cabang Ende Frederikus V. Beghu, SE dalam penjelasannya mengatakan bahwa rangka pembayaran non tunai Bank NTT sudah membangun suatu aplikasi CSM atau Cash System Managemen yang berfungsi untuk melakukan transaksi non tunai. Untuk sosialisasi lebih lanjut tim Bank NTT akan langsung ke masing-masing OPD.

 

Peserta yang hadir dalam sosialisasi ini para pimpinan OPD bersama sekretaris serta bendahara pengeluaran dan bendahara gaji lingkup Pemkab Ende

 

Densy W.Wisangkoli/Diskominfo Ende

Addthis
You are here