.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
PENYUSUNAN MASTER PLAN DRAINASE JAWABI MASALAH DRAINASE DI ENDE
Rabu, 16 Oktober 2019
Permasalahan saluran pembuangan air/drainase sampai saat ini menjadi persoalan serius di wilayah Kabupaten Ende yang perlu disikapi secara cepat dan... Selengkapnya...
Gambar
BUPATI DJAFAR”KADIS PUPR HARUS MONITORING KONDISI INFRASTRUKTUR”
Rabu, 16 Oktober 2019
Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM meminta kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ende bersama jajarannya untuk terus... Selengkapnya...
Gambar
LELANG JABATAN HASILKAN PEJABAT POTENSIAL
Rabu, 16 Oktober 2019
Pelaksanaan lelang jabatan bagi Pimpinn Tinggi Pratama merupakan salah satu bagian dari reformasi birokrasi untuk dapat menghasilkan pejabat... Selengkapnya...
Gambar
MASYARAKAT NGGELA DAPAT BANTUAN
Jumat, 11 Oktober 2019
Masyarakat Nggela kecamatan Wolojita korban kebakaran beberapa waktu lalu mendapatkan bantuan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia.   Bantuan... Selengkapnya...
Gambar
PERSEMATIM TAKLUKAN PERSEWA 3-2
Rabu, 09 Oktober 2019
Persematim-Manggarai Timur akhirnya mengakhirkan perlawanan Persewa-Waingapu dengan kemenangan tipis angka 3-2 dalam pertandingan kedua hari kedua... Selengkapnya...
Gambar
SOERATIN CUP U-17 HASILKAN ATLET BERPRESTASI
Rabu, 09 Oktober 2019
Event sepakbola Soeratin Cup U-17 Tahun 2019 yang dilaksanakan pada Senin, 07/10/2019, di Stadion Marilonga Ende, merupakan event olahraga yang sarat... Selengkapnya...
Gambar
PEMBANGUNAN OLAHRAGA MENJADI PERHATIAN UTAMA PEMERINTAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Perlu kita ketahui bersama bahwa pembangunan olahraga saat ini menjadi perhatian utama pemerintah, khususnya pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT),... Selengkapnya...

BUPATI MARSEL LAUNCHING BERAS MAUTENDA DAN EKOLETA

PDF

altBupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu melaunching beras MAUTENDA dan EKOLETA bertempat di kompleks BPP Mautenda, Senin (20/5).

 

Sebelum melakukan launching beras Bupati Marsel bersama Dandim 1602 Ende berkesempatan melakukan uji coba mesin pemotong padi(Combine Harvester) dan menyaksikan demonstrasi mesin penggilingan padi.

 

Saat menyampaikan sambutan, Bupati Marsel, mengatakan, prestasi yang telah dicapai berupa launching beras Mautenda dan Ekoleta dapat memacu semangat para petani untuk bekerja lebih keras untuk memperoleh hasil yang optimal.


Masyarakat petani sudah saatnya harus menerima perubahan- perubahan bagi peningkatan produksi pertanian dengan mau menggunakan peralatan pertanian yang semakin canggih.

" Tidak ada lagi petani yang bekerja dengan apa adanya, tetapi harus adanya inovasi agar kerja petani semakin efisien dengan hasil yang lebih meningkat dari sebelumnya"ujar Bupati Marsel.

Menurut Bupati Marsel, dengan dilaunchingnya beras Mautenda dan Ekoleta yang sudah memakai label tersendiri maka ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat kabupaten Ende yang mengkonsumsi beras lokal hasil keringat masyarakat Ende.


Pencapaian prestasi hari ini, hendaknya diikuti dengan manajemen yang terkoordinasi secara profesional sehingga adanya kesinambungan, sehingga apa yang ditampilkan hari ini tidak hanya selesai hari ini saja atau menjadi kebanggaan yang bersifat sementara, tetapi pencapaian prestasi ini harus ditingkatkan dimasa-masa mendatang, sehingga catatan sejarah hari ini menjadi awal kebangkitan bagi sektor pertanian di wilayah ini.alt


Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab.Ende, Marianus Aleksander saat menyampaikan gambaran umum tentang potensi pertanian kabupaten Ende menjelaskan, upaya khusus Upsus secara nasional maupun di kabupaten Ende sudah dimulai sejak Tahun 2015 dengan sasaran pada tanaman Padi, Jagung, Kedele (PAJALE), Sampai dengan tahun 2018 untuk periode pertanaman Musim Tanam I hasil yang dicapai padi sawah produksi 48.294 ton, padi ladang, 11.554 ton, Jagung 25.657 ton, ubi kayu, 31.839 ton, Ubi jalar, 5.694 ton, Kedelai 17 ton, kacang hijau, 142 ton dan sorgun. 90 ton.


Sedangkan untuk tahun 2019 ini, pada periode masa tanam 1 yang dipanen hari ini untuk lahan sawah dan ladang ditanam seluas 8.784 ha dari target 9.115 ha.

Terkait dengan launching beras harapnya dengan adanya proses labelisasi maka masyarakat konsumen dapat mengetahui identitas beras yang dikonsumsi.

(Humas Ende/ Helen Mei (eln)).

Addthis
You are here