.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
POJOK LAKTASI SUDAH JADI KEBUTUHAN
Kamis, 22 Agustus 2019
Kehadiran pojok laktasi di Kabupaten Ende saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan. Wakil Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad,MM menyampaikan  ini... Selengkapnya...
Gambar
WABUP DJAFFAR : "KADER PKK DAN POSYANDU HARUS JADI MITRA PEMERINTAH"
Rabu, 21 Agustus 2019
Kader PKK dan Posyandu harus menjadi mitra pemerintah setara mitra pemerintah lainnya.   Wakil Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM mengatakan... Selengkapnya...
Gambar
SEPEKAN PESTA DANAU KELIMUTU HARUS JADI DAYA MAGNIT
Selasa, 20 Agustus 2019
Rangkaian kegiatan sepekan pesta danau Kelimutu seperti lomba ETNIC Fashion, Pagelaran Budaya, Kelimutu Ekspo, Taga Kamba, Rakor Tiga Batu Tungku dan... Selengkapnya...
Gambar
BANGUN ENDE HARUS ADA DUKUNGAN KOMPONEN MASYARAKAT
Selasa, 20 Agustus 2019
Membangun Ende harus ada dukungan dari semua komponen masyarakat yang ada termasuk para tokoh adat.   Wakil Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad,... Selengkapnya...
Gambar
RPJMD 2019-2024 JAWABI JANJI KOMITMEN POLITIK BUPATI DAN WAKIL BUPATI ENDE PERIODE 2019-2024
Selasa, 20 Agustus 2019
"Program dan kegiatan pembangunan yang tertuang dalam RPJMD 2019-2024 tentunya menjawabi janji dan komitmen politik saya bersama Almarhum Ir.... Selengkapnya...
Gambar
FLORES ETNIC FASHION SHOW AWALI SEPEKAN FESTIVAL DANAU KELIMUTU
Jumat, 16 Agustus 2019
Lomba Flores Etnik Fashion mengawali penyelenggaraan Sepekan Festival Danau Kelimutu Tahun 2019 berlangsung di sepanjang Jalan Soekarno, Kamis... Selengkapnya...
Gambar
DISPORA ENDE GELAR TURNAMEN VOLLY PANTAI
Rabu, 07 Agustus 2019
Gebrakan dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten (Dispora) Ende dengan menggelar Turnamen cabang olahraga yang terbilang baru pertama kali... Selengkapnya...

BUPATI MARSEL LAUNCHING BERAS MAUTENDA DAN EKOLETA

PDF

altBupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu melaunching beras MAUTENDA dan EKOLETA bertempat di kompleks BPP Mautenda, Senin (20/5).

 

Sebelum melakukan launching beras Bupati Marsel bersama Dandim 1602 Ende berkesempatan melakukan uji coba mesin pemotong padi(Combine Harvester) dan menyaksikan demonstrasi mesin penggilingan padi.

 

Saat menyampaikan sambutan, Bupati Marsel, mengatakan, prestasi yang telah dicapai berupa launching beras Mautenda dan Ekoleta dapat memacu semangat para petani untuk bekerja lebih keras untuk memperoleh hasil yang optimal.


Masyarakat petani sudah saatnya harus menerima perubahan- perubahan bagi peningkatan produksi pertanian dengan mau menggunakan peralatan pertanian yang semakin canggih.

" Tidak ada lagi petani yang bekerja dengan apa adanya, tetapi harus adanya inovasi agar kerja petani semakin efisien dengan hasil yang lebih meningkat dari sebelumnya"ujar Bupati Marsel.

Menurut Bupati Marsel, dengan dilaunchingnya beras Mautenda dan Ekoleta yang sudah memakai label tersendiri maka ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat kabupaten Ende yang mengkonsumsi beras lokal hasil keringat masyarakat Ende.


Pencapaian prestasi hari ini, hendaknya diikuti dengan manajemen yang terkoordinasi secara profesional sehingga adanya kesinambungan, sehingga apa yang ditampilkan hari ini tidak hanya selesai hari ini saja atau menjadi kebanggaan yang bersifat sementara, tetapi pencapaian prestasi ini harus ditingkatkan dimasa-masa mendatang, sehingga catatan sejarah hari ini menjadi awal kebangkitan bagi sektor pertanian di wilayah ini.alt


Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab.Ende, Marianus Aleksander saat menyampaikan gambaran umum tentang potensi pertanian kabupaten Ende menjelaskan, upaya khusus Upsus secara nasional maupun di kabupaten Ende sudah dimulai sejak Tahun 2015 dengan sasaran pada tanaman Padi, Jagung, Kedele (PAJALE), Sampai dengan tahun 2018 untuk periode pertanaman Musim Tanam I hasil yang dicapai padi sawah produksi 48.294 ton, padi ladang, 11.554 ton, Jagung 25.657 ton, ubi kayu, 31.839 ton, Ubi jalar, 5.694 ton, Kedelai 17 ton, kacang hijau, 142 ton dan sorgun. 90 ton.


Sedangkan untuk tahun 2019 ini, pada periode masa tanam 1 yang dipanen hari ini untuk lahan sawah dan ladang ditanam seluas 8.784 ha dari target 9.115 ha.

Terkait dengan launching beras harapnya dengan adanya proses labelisasi maka masyarakat konsumen dapat mengetahui identitas beras yang dikonsumsi.

(Humas Ende/ Helen Mei (eln)).

Addthis
You are here