.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
KOPERASI MODERN HARUS RAMBAH SEKTOR RIIL
Rabu, 19 Juni 2019
Koperasi modern saat ini diharapkan harus bisa merambah sektor riil. Harapan agar koperasi modern bisa merambah sektor riil ini disampaikan PLT.... Selengkapnya...
Gambar
APEL KESADARAN NASIONAL TINGKAT KABUPATEN ENDE
Senin, 17 Juni 2019
Upacara Apel Kesadaran Nasional yang diselenggarakan setiap bulan ini janganlah dianggap sebagai formalitas belaka tetapi merupakan salah satu upaya... Selengkapnya...
Gambar
GEDUNG KANTOR BPS ENDE DIREVITALISASI GUNA MENINGKATKAN PELAYANAN
Jumat, 14 Juni 2019
Kantor BPS Kabupaten Ende Tahun ini dibangun/direvitalisasi. Pembangunan Gedung Kantor BPS ini senilai Rp. 3.090.622.485,- dari DIPA BPS Kabupaten... Selengkapnya...
Gambar
SELURUH ASN DI PEMKAB ENDE IKUTI APEL PERDANA SETELAH LIBUR LEBARAN
Selasa, 11 Juni 2019
Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Ende menghadiri apel perdana pasca libur Lebaran 2019 di halaman Kantor Bupati Ende,... Selengkapnya...
Gambar
IN MEMORIAM BUPATI ENDE, MARSELINUS YW PETU
Senin, 27 May 2019
TEROPONGNTT, KUPANG – Berita Bupati Ende, Ir. Marselinus YW Petu meninggal dunia akibat serangan jantung, mengagetkan masyarakat Kabupaten Ende,... Selengkapnya...

BUPATI MARSEL LAUNCHING BERAS MAUTENDA DAN EKOLETA

PDF

altBupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu melaunching beras MAUTENDA dan EKOLETA bertempat di kompleks BPP Mautenda, Senin (20/5).

 

Sebelum melakukan launching beras Bupati Marsel bersama Dandim 1602 Ende berkesempatan melakukan uji coba mesin pemotong padi(Combine Harvester) dan menyaksikan demonstrasi mesin penggilingan padi.

 

Saat menyampaikan sambutan, Bupati Marsel, mengatakan, prestasi yang telah dicapai berupa launching beras Mautenda dan Ekoleta dapat memacu semangat para petani untuk bekerja lebih keras untuk memperoleh hasil yang optimal.


Masyarakat petani sudah saatnya harus menerima perubahan- perubahan bagi peningkatan produksi pertanian dengan mau menggunakan peralatan pertanian yang semakin canggih.

" Tidak ada lagi petani yang bekerja dengan apa adanya, tetapi harus adanya inovasi agar kerja petani semakin efisien dengan hasil yang lebih meningkat dari sebelumnya"ujar Bupati Marsel.

Menurut Bupati Marsel, dengan dilaunchingnya beras Mautenda dan Ekoleta yang sudah memakai label tersendiri maka ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat kabupaten Ende yang mengkonsumsi beras lokal hasil keringat masyarakat Ende.


Pencapaian prestasi hari ini, hendaknya diikuti dengan manajemen yang terkoordinasi secara profesional sehingga adanya kesinambungan, sehingga apa yang ditampilkan hari ini tidak hanya selesai hari ini saja atau menjadi kebanggaan yang bersifat sementara, tetapi pencapaian prestasi ini harus ditingkatkan dimasa-masa mendatang, sehingga catatan sejarah hari ini menjadi awal kebangkitan bagi sektor pertanian di wilayah ini.alt


Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab.Ende, Marianus Aleksander saat menyampaikan gambaran umum tentang potensi pertanian kabupaten Ende menjelaskan, upaya khusus Upsus secara nasional maupun di kabupaten Ende sudah dimulai sejak Tahun 2015 dengan sasaran pada tanaman Padi, Jagung, Kedele (PAJALE), Sampai dengan tahun 2018 untuk periode pertanaman Musim Tanam I hasil yang dicapai padi sawah produksi 48.294 ton, padi ladang, 11.554 ton, Jagung 25.657 ton, ubi kayu, 31.839 ton, Ubi jalar, 5.694 ton, Kedelai 17 ton, kacang hijau, 142 ton dan sorgun. 90 ton.


Sedangkan untuk tahun 2019 ini, pada periode masa tanam 1 yang dipanen hari ini untuk lahan sawah dan ladang ditanam seluas 8.784 ha dari target 9.115 ha.

Terkait dengan launching beras harapnya dengan adanya proses labelisasi maka masyarakat konsumen dapat mengetahui identitas beras yang dikonsumsi.

(Humas Ende/ Helen Mei (eln)).

Addthis
You are here