.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati dan Wakil

LPSE Kab. Ende

SiRUP Kab Ende

TAMAN NASIONAL

Informasi Masa Tanam

webgis

Gambar
GUBERNUR NTT LANTIK PASANGAN BUPATI –WABUP SUMBA BARAT DAYA DAN BUPATI ENDE
Kamis, 12 September 2019
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong   POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat atas nama Presiden... Selengkapnya...
Gambar
STANDAR SATUAN HARGA DAPAT DIAKSES SECARA ONLINE
Rabu, 11 September 2019
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Ende melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Penerapan Standar Satuan Harga Melalui Media Online yang... Selengkapnya...
Gambar
MANDIRI TASPEN MENGGELAR SOSIALISASI KEPADA ASN PRA PURNABAKTI
Selasa, 03 September 2019
Mandiri Taspen Cabang Ende menggelar Acara Sosialisasi Layanan Perbankan, Ketaspenan dan Workshop Kewirausahaan kepada ASN Yang Akan Memasuki Masa... Selengkapnya...
Gambar
RAPAT PARIPURNA PENGUCAPAN SUMPAH/JANJI ANGGOTA DPRD KABUPATEN ENDE MASA JABATAN TAHUN 2019-2024
Selasa, 03 September 2019
Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kabupaten Ende Masa Jabatan Tahun 2019-2024 dilaksanakan Selasa (27/08/2019 bertempat di ruang... Selengkapnya...
Gambar
GUBERNUR NTT: “BELAJARLAH DARI DESA WATURAKA”
Senin, 26 Agustus 2019
Sebagai desa penyangga Danau Kelimutu, Desa Waturaka mampu melakukan tranformasi dari pertanian kovensional menuju ke pertanian pariwisata sebuah... Selengkapnya...
Gambar
POJOK LAKTASI SUDAH JADI KEBUTUHAN
Kamis, 22 Agustus 2019
Kehadiran pojok laktasi di Kabupaten Ende saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan. Wakil Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad,MM menyampaikan  ini... Selengkapnya...
Gambar
WABUP DJAFFAR : "KADER PKK DAN POSYANDU HARUS JADI MITRA PEMERINTAH"
Rabu, 21 Agustus 2019
Kader PKK dan Posyandu harus menjadi mitra pemerintah setara mitra pemerintah lainnya.   Wakil Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM mengatakan... Selengkapnya...

MENGINTIP MODEL DESAIN PENATAAN AREA LAMPU LIMA ENDE

PDF

altEnde, Vox NTT- Rencana penataan di area lampu lima Ende terus bergulir. Saat ini, sedang dilakukan tahap sosialisasi oleh desainer dari PT. Tata Guna Matra kepada ASN dan stakeholder.

 

Penataan ruas itu memang janji politik Bupati Marselinus Y.W. Petu dan Wakil Bupati H. Djafar H. Achmad pada pilkada 2018 lalu. Itu tertuang dalam visi besarnya, yakni membangun desa, menata kota.

Dilihat dari master plan, penataan ruang pada area itu dianggap cukup megah. Kawasan lampu lima dirancang bundaran air mancur. Untuk lebih estetika, pada area itu didesain model motif sekeliling.

altKepala Dinas PU, Fransiskus Lewang menuturkan, pada dasarnya semua pembangunan dirancang sedemikian rupa dengan tetap sesuai karakteristik daerah.

“Pada dasarnya sesuai dengan filosofi daerah. Kita menunjukan bahwa desain itu hanya ada di Ende,” ucap dia dalam acara sosialisasi di Lantai Dua Kantor Bupati Ende, Rabu (15/5/2019).

Selain lampu lima, area Monumen Pancasila juga ditata ulang. Di dalamnya, juga dirancang dengan kolam air serta tangga.

Sedangkan Monumen Pancasila dirombak total berbentuk piramida. Ada lima tiang berdiri tegak dan pada tiang tiga dipasang lambang Pancasila.

Kemudian di depannya dibangun tembok secara keseluruhan. Ada juga sebagian ditanam rumput agar monumen itu dilihat cantik.

Unik lagi, dalam desain itu nanti dibangun tempat selfi bagi pengunjung. Tempat itu dirancang menggunakan baja, dilengkapi dengan tiang.

Tempat selfi itu, akan dirancang serupa badan pesawat yang hendak take off. Pengunjung dapat berdiri diatas dan berfoto ceria ke arah bundaran.

Sementara pada area timur akan didesain huruf bertuliskan “ENDE” mengarah ke Monumen Pancasila. Area itu sedikit membutuhkan tempat bebas, persis sudut jalan El Tari.

altFrans Lewang menjelaskan, desain itu sudah hampir rampung. Hanya beberapa yang harus diperbaiki.

Semua pembangunan dalam kota yang dirancang, terang Frans, tetap berbasis pariwisata. Sebab, Flores saat sedang gencar mempromosikan potensi pariwisata.

Selain itu, terdapat nilai historis Pancasila yang diproklamir oleh Bung Karno.

“Iya, ini merupakan implementasi membangun desa dan menata kota berbasis pariwisata serta menjaga nilai historis pancasila, mengusung ide kekokohan, wibawa, kebhinekaan dan kebangkitan serta gerbang masuk Ende,”ucap dia.

Kadis Frans memastikan, penataan kota khususnya di area lampu lima akan dilakukan tahun ini. Sedangkan anggaran yang disiapkan sebesar 4,7 Miliar untuk menata area tersebut.

Penulis dan Foto: Ian Bala (Vox NTT)

Editor: Boni J

Addthis
You are here