Pemerintah Kabupaten Ende

ENDE LIO SARE PAWE

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

10 SMK DAPAT BANTUAN DAK 2,5 MILIAR

Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sepuluh SMK di Kabupatan Ende tahun 2013 sebesar Rp 2.511.000.00. Dari dana tersebut, 70 persen untuk pembangunan fisik dan 30 persen untuk peningkatan mutu pendidikan. Dana tersebut sudah di tetapkan dalam APBD dan masuk dalam buku anggaran untuk 10 SMK yang ada di Kabupaten Ende. Demikian dikatakan Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (PPO) Kabupaten Ende, Benediktus Djegho saat acara peletakan batu pertama pembangunan ruang praktek SMK Muktyaca, Selasa (15/1).


Benediktus menjelaskan 70 persen dari dana sebesar 2,5 miliar lebih itu akan di gunakan untuk pembangunan fisik seperti ruang kelas baru, rehap perpustakaan, rehap WC/KM dan mebeler. Sedangkan, 30 persennya akan di gunakan untuk mendatangkan alat-alat peraga, buku-buku bacaan, serta media pembelajaran lainnya.


“Dana ini diberikan kepada 10 SMK di Ende. Saat ini belum ada petunjuk pengelolaan dari pusat. Saya berharap petunjuk itu bisa di kirimkan secepatnya agar dana tersebut bisa di kirimkan kepada masing-masing SMK sesuai dengan kebutuhan. Kami masih menunggu petunjuk dari kementerian di pusat,”katanya.


Dana DAK tersebut, tambah Benediktus, akan di prioritaskan bagi SMK 4 Ende di Kecamatan Kota baru dan SMK 5 Ende di Kecamatan Maukaro, yang masih kekurangan ruangan kelas. Dana tersebut akan di cairkan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan langsung kepada dinas dan dinas yang akan menetapkannya.


“SMK 4 di Kotabaru memiliki dua jurusan peternakan dan budidaya perikanan daerah. SMK 5 di Maukaro punya jurusan teknologi pengelolaan hasil panen kakao. Jurusan-jurusan tersebut menjadi prioritas untuk mengembangkan mutu pendidikan dan budidaya aset lokal kita di berbagai sektor. Kedua SMK itu masih kekurangan ruangan, baik ruang kelas maupun ruang praktek,”katanya.


Sementara Kasie Sarana dan Prasarana Bidang SMK Dinas PPO Kabupaten Ende, Marsel Soe mengatakan, untuk mendatangkan buku-buku bacaan, buku-buku mata pelajaran, dan media pembelajaran lainnya diajukan melalui pelelangan. Jika tidak, semua prosesnya akan di serahkan ke masing- masing sekolah untuk di kelola.


“ Pengadaan buku-buku dengan dana DAK pada tahun 2011/2012 di lakukan melalui pelelangan. Tahun ini belum bisa di pastikan. Kami masih tunggu petunjuk pelaksanaan langsung dari kementeriaan kepada dinas. Kalau tidak, akan diserahkan masing-masing sekolah untuk di atur sesuai dengan kebutuhan sekolah, “katanya. Editor : Amandus Klau   

   

Sumber : Flores Pos

Addthis
You are here