.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

BUPATI ENDE SIDAK BBM DAN GUDANG BERAS

Bupati Ende Don Bosco M. Wangge bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ende melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah tempat di Kota Ende yakni pasar Mbongawani, UD Sejati, Gudang Sembako Boanawa, dan Gudang milik Toko Nirmala di KM 4 Wolowona, Senin (2/4). Sidak dilakukan untuk mengecek persediaan Sembako dan juga mencari tahu tentang penyebab kelangkaan minyak tanah di Kabupaten Ende selama dua pekan terakhir.   

 

Bupati Don mengatakan data yang saya terima dari Pertamina, setiap harinya ada 20 ribu liter yang disalurkan. Dan sampai sekarang, stok di Depot Pertamina Ende selalu aman; tidak pernah alami kekosongan. “ Mestinya kita tidak alami kelangkaan. Ada yang salah dalam proses distribusi. Kita akan lakukan pembenahan pendistribusian minyak tanah, “kata Bupati Don.

                    

Dalam sidak tersebut, tidak ditemukan adanya upaya penimbunan oleh para pengusaha. Namun, Bupati Don tetap mengimbau semua pihak untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu situasi dan kondisi Kamtibmas, terutama yang berkaitan dengan rencana kenaikan BBM yang sempat diwacanakan pemerintah pusat beberapa waktu yang lalu. Dengan adanya keputusan dari pemerintah pusat untuk menunda kenaikan BBM, Bupati Don menghimbau agar, masyarakat tidak menaikkan harga kebutuhan pokok dan tidak menimbun BBM, terutama minyak tanah.

           

“ Untuk mengatasi masalah minyak tanah ini, saya sudah meminta Asisten II bersama instansi terkait untuk menata kembali sistem penyaluran minyak tanah kepada masyarakat di Kabupaten Ende. Saya harap prosesnya bisa selesai hari ini dan besok, atau bila perlu sore ini SK-nya sudah saya tandatangani. Dengan demikian soal minyak tanah ini tidak berlarut-larut, karena persediaan kita cukup dan tidak ada masalah dengan stok,”kata Bupati Don Wangge.

     

Saat melakukan sidak di Pantai Ende, Bupati dan rombongan menemukan 10 jeriken minyak tanah yang sudah siap dibawa ke Pulau Ende. Namun saat dicek, tak ada seorang pun yang mengakui jeriken berisi 20 liter dan 25 liter minyak tanah ini sebagai miliknya. Karena itu, polisi kemudian mengamankan minyak tanah sebanyak 120 liter tersebut. Yang merasa memilikinya boleh mengambilnya di Kepolisian Resor Ende dengan membawa serta bukti-bukti kepemilikan.(adm,pt,florespos)

Addthis
You are here