.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

TAHUN 2012 GAJI TENAGA HONORER NAIK

 

Meskipun belum dipastikan entah kapan realisasi pembayaran gaji 600 tenaga honorer di Kabupaten Ende pada Tahun Anggaran (TA) 2012 ini mengalami kenaikan. Pemerintah menaikan setara dengan Upah Minimum Regional (UMP) Propinsi NTT, sebesar RP 950 ribu per bulan.

           

Demikian Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ende, Josep Ansar Rera, Sabtu (24/3), ketika dikonfirmasi mengenai masih tertunggaknya gaji 600 tenaga honorer di Kabupaten Ende selama tiga bulan semenjak Januari hingga Maret 2012.

           

Ansar Rera mengakui, gaji tenaga honorer di Kabupaten Ende belum di bayar selama tiga bulan, namun hal itu bukan karena kesengajaan, namun lebih di sebabkan oleh proses administrasi.     “ kalau proses admininstrasi sudah beres, akan segera di bayar, “ kata Ansar Rera.

           

Ansar membantah keras, semua tenaga honorer sebanyak 600 orang belum di bayar gajinya selam tiga bulan, karena manurutnya ada sebagaian tenaga honorer yang sudah di bayar.            ” Tidak semua 600 orang tenaga honorer belum di bayar, karena ada yang sudah sebagian di bayar,” kata Ansar tanpa menjelaskan spesifikasi serta dari satuan kerja mana yang gaji tenaga honorernya sudah di bayar.

           

Pada kesempatan itu Ansar juga menjelaskan, gaji tenaga honorer di Kabupaten Ende dalam tiga tahun terakhir terus mengalami kenaikan di sesuaikan dengan UMP NTT.” Kami sempat kaget bahwa gaji tenaga honorer seorang yang berpendidikan sarjana hanya Rp 500 ribu sama dengan gaji seorang buruh atau mereka yang berpendidikan lebih rendah di bawahnya, “ kata Ansar.

           

Melihat kenyataan ini kami terus melakukan revisi gaji tenaga honorer di sesuaikan dengan UMP yang berlaku setiap tahun. Pada tahun ini gaji tenaga honorer di pastikan naik sesuai dengan UPM NTT,” kata Ansar

           

 Tentang nasib tenaga honorer untuk di angkat menjadi PNS kata Ansar hal itu akan segera di bahas oleh Badan Kepegawaian Negara (BLN) dalam pertemuan di Bali. “ Semestinya pada Kamis (22/3/) ada pertemuan di Bali guna membahas soal tenaga honorer namun karena pendekatan dengan Hari Raya Nyepi maka pertemuan itu di tunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” kata Ansar.(adm,pt)

Addthis
You are here