.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

RSUD ENDE GELAR LOKAKARYA PLAN OF ACTION

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende bekerja sama dengan RS Panti Rapih Yogjakarta menggelar lokakarya Plan Of Action (PAO) dan Performance and Management Leadership (PML) di Lantai II RSUD Ende, Kamis (23/2). Lokakarya yang di buka Bupati Ende Don Bosco M. Wangge.


Dalam kesempatan itu Bupati Ende Don Bosco M. Wangge usai membuka lokakarya mengatakan, hidup sehat itu mahal dan tidak mudah. Untuk dapat hidup sehat dibutuhkan kerja keras dan biaya yang tidak sedikit. Menurut Bupati Don, RSUD Ende sudah menunjukkan kerja keras dan dengan restu Tuhan sudah mulai ada tampak.


Bupati mengakui, untuk mencapai cita-cita pelayanan yang ramah dan santun memang tidak muda, namun kerja keras dan dorongan untuk tidak gampang menyerah dan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Ende. ‘’ Tidak mudah untuk mencapai semua itu. Tetapi saya yakin dengan tekad dan kemauan keras, kita semua pasti bisa,’’ kata Bupati Don .  


Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kesehatan Dinas Kesehatan Propinsi NTT Mamun Patty mengatakan, ketika program sister hospital ini mulai diluncurkan banyak pihak pesimistis. Orang menilai program ini hanya sebuah mimpi yang tidak mungkin tercapai. Banyak yang mengatakan, tidak mungkin 9 rumah sakit ternama yang menjadi mitra A mau bekerja untuk 11 rumah sakit di daerah terpencil di NTT, termasuk RSUD Ende.

           

Dalam perjalanan kata Patty, ternyata rumah sakit mitra A mau mengabdikan diri untuk rumah sakit mitra B yang ada di NTT. Berbagai kemajuan telah dicapai oleh 11 rumah sakit yang ada di NTT. Program ini merupakan upaya sistematis untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Langkah maju yang dicapai RSUD Ende telah ikut mewarnai kebijakan nasional. Hal ini merupakan satu hal yang luar biasa.

           

Lebih lanjut Patty mengungkapkan program yang mau ditingkatkan dalam kerja sama ini adalah manajemen pelayanan, administrasi umum dan manajemen keuangan. Tiga hal ini menjadi faktor penting dalam menjalankan perintah undang-undang agar tahun 2012 semua rumah sakit menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dari hasil evaluasi, RSUD Ende sudah mencapai kemajuan yang luar biasa.

           

Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende, Heribertus Gani dalam kesempatan mengatakan, program sister hospital telah membawa dampak yang luar biasa bagi kemajuan RSUD Ende. Program ini sungguh telah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Ende. Sejumlah indikasi yang bisa mendukung membaiknya pelayanan di RSUD Ende adalah menurunnya angka kematian ibu dan anak, angka kunjungan RSUD Ende yang terus meningkat, baik rawat inap maupun rawat jalan.

 

Heri Gani berharap, lokakarya yang diselenggarakan RSUD Ende ini bisa menghasilkan peta jalan (road map) pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, serta cita-cita untuk menjadikan Ende sebagai rumah sakit rujukan bagi Flores-Lembata bisa tercapai. ‘’Untuk mewujudkan cita-cita ini mesti diawali dengan pelayanan yang baik. Fasilitas yang memadai serta tenaga atau sumber daya yang profesional. DPRD Kabupaten Ende siap mendukung dalam kerangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Ende dan NTT umumnya,’’ kata Heri Gani.


Berita terkait


 

RSUD Ende Belum Punya Mesin Cuci Darah


Peralatan yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende sesungguhnya telah lengkap untuk ditingkatkan menjadi rumah sakit tipe B. Namun satu kekurangan yang menjadi pengganjal RSUD Ende yakni belum memiliki mesin cuci darah. Hal ini disampaikan Bupati Ende,Drs. Don Bosco Wangge, M.Si saat membuka lokakarya Plan of Action (POA) performance Management and Leadership di Aula RSUD Ende, Kamis (23/2/2012) lalu.

           

Bupati Don mengatakan, salah satu syarat untuk mendukung RSUD Ende menjadi tipe B harus ada mesin cuci darah. Pemerintah akan mengupayakan untuk pengadaan peralatan tersebut dan membangun ruang khusus untuk menempatkan mesin cuci darah. “ RSUD Ende yang terus berkembang ini bisa memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Kerja sama RSUD Ende dengan sistem sister hospital merupakan langkah yang baik agar RSUD dapat ditingkatkan menjadi tipe B.

           

Bupati Don menambahkan, kedepan Pemerintah Kabupaten Ende berencana membangun rumah sakit satelit di wilayah utara dan timur seperti RS di Jopu. Pemerintah akan membantu RS Swasta dengan peralatan kesehatan (Alkes).(adm,pt,humas_setda)


           

 

 

Addthis
You are here