.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Bupati Ende Launching Program Pemberdayaan Tenun In Ende

Bupati Ende, Drs. Djafar Achmad melaunching program pemberdayaan Tenun Ikat Ende di Kelurahan Rewaranga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Kamis (30/9/2021).

 

Bupati Ende, Drs. Djafar Achmad dalam sambutannya mengatakan kegiatan launching program pemberdayaan Tenun In Ende merupakan salah satu terobosan dan langkah inovatif sebagai hasil kolaborasi peran antara pemerintah Kabupaten Ende, Dekranasda dan para pegiat serta pelaku Usaha tenun.

 

Dikatakan kerajinan tenun di Kabupaten Ende merupakan peradaban yang sudah ada pada kelompok – kelompok masyarakat asli. Dari sisi geowilayah Ende terdapat diantaranya etnis Ende, etnis Lio dan etnis Nage yang mewariskan kerajinan tenun.

 

“Kain tenun ikat tidak hanya sebagai pakaian adat saja, tetapi juga sebagai budaya yang mengandung beragam makna serta mencerminkan nilai- nilai tertentu dalam masyarakat,”Kata Bupati Djafar

 

Terkait dengan usaha tenun yang ada di kabupaten Ende, Bupati Djafar menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Dinas Koperasi dan UMKM telah melakukan kegiatan pendataan pelaku usaha tenun yang ada di Kabupaten Ende sebanyak 12 Kecamatan.

 

Pengelompokan tersebut berdasarkan motif dan karakteristiknya seperti motif kelimara, Motif Mangga, Motif Semba, Motif Nggaja, dan Motif Jara.

 

Bupati Djafar berharap kegiatan launching tahun ini bisa memberikan motivasi kepada para pegiat dan pelaku tenun untuk terus berkreasi dan berinovasi dengan menghasilkan karya-karya tenun terbaik dan berkualitas.

 

Dalam kegiatan tersebut Ketua Dekranasda Kabupaten Ende, Ny. Hj Mastuti Djafar berkesempatan menyerahkan bantuan benang dan obat celup kepada 2 perwakilan kelompok tenun (ria Prokompim).

Addthis
You are here