.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

MASYARAKAT LALAI TAATI PROKES DAN TAKUT KE FASILITAS KESEHATAN, ENDE LEVEL III PPKM.

Hal ini disampaikan Bupati Ende, Drs. Djafar H. Achmad, M.M kepada media disela-sela kunjungan kerja kewilayah Kecamatan Lio Timur, selasa, 27-07-2001.

Dikatakan, ditengah upaya penerintah memutus mata rantai penyebaran Covid -19, Pemerintah Kabupaten Ende, harus dihadapkan dengan perilaku masyarakat yang dipandang acuh tak acuh.


Menurut Bupati Djafar, ketika melakukan aktivitas di luar rumah masih sering dijumpai masyarakat yang enggan mengenakan masker. "Masyarakat hanya mau mengenakan masker karena takut mendapat sanksi dari petugas, bukan karena takut terhadap bahaya covid-19," katanya.

Dimenambahkan, selain persoalan dimaksud, masih sering dijumpai pula ketakutan masyarakat untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan termasuk rumah sakit lantaran takut divonis covid, meskipun sudah disampaikan terdahulu bahwa pasien terpapar covid dapat sembuh.


Oleh karena itu, Bupati Djafar berharap satuan tugas (SATGAS) di setiap jenjang untuk terus memberikan edukasi terkait protokol kesehatan kepada masyarakat dengan cara yang humanis hingga masyarakat menyadari pentingnya protokol kesehatan.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Dandim 1602 Ende, Letkol. Infantri Nelson Paido Makmur mengatakan, berdasarkan hasil analisa Kementrian Kesehatan, Kabupaten Ende masuk dalam kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM level 3.


Menurut Dandim Nelson berkaitan dengan PPKM level 3, ada beberapa peraturan yang harus diikuti seperti kegiatan Perekonomian, Keagamaaan dan kegiatan lainnya dalam ketentuan yang membatasi waktu dan jumlah orang dalam kegiatan tersebut.

Dirinya juga berharap Satuan Tugas Penanganan covid-19 kecamatan untuk selalu berpedoman pada aturan demi kepentingan bersama.

Sedangkan Ketua DPRD Ende, Fransiskus Tasso, S.Sos yang turut hadir dalam kegiatan itu, mengatakan pada prinsipnya lembaga DPRD mendukung anggaran yang diajukan pemerintah kabupaten Ende untuk penanganan covid-19. (tim-endekab.go.id)

Addthis
You are here