.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

GMNI BERIKAN KONTRIBUSI POSITIF DALAM PENERAPAN KEBIJAKAN – KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kehadiran organisasi pemuda seperti GMNI telah banyak memberikan kontribusi positif bagi bangsa khususnya daerah, terutama melalui sumbangsih pemikiran dan penerapan fungsi kontrol khususnya terkait kebijakan – kebijakan pemerintah.


Hal ini dikatakan Bupati Ende, Drs. H. Djafar.H. Achmad dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Ende, Gabriel Dala, S.Sos pada saat pembukaan kegiatan penerimaan Anggota Baru Angkatan XXVII (27) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Ende, di Aula Ine Pare, Jumat (4/12/2020).


Bupati Djafar mengatakan Pemerintah di era keterbukaan ini tidak bisa bekerja sendiri, pemerintah membutuhkan campur tangan dan dukungan komponen masyarakat lainnya termasuk Organisasi pemuda seperti halnya GMNI.


Kehadiran organisasi pemuda di tengah kompleksitas persoalan bangsa, kata Bupati Djafar menjadi sangat penting, mengingat sebagai calon – calon pemimpin di masa datang, orang – orang muda sudah harus digembleng, dibekali dan dibina agar memiliki wawasan akademis yang mendalam, sehingga mampu menyerap berbagai disiplin ilmu pengetahuan tentang kemasyarakatan serta persoalan – persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.


Dalam melakukan fungsi kontrol terkait kinerja pemerintah, Bupati Djafar memberikan perhatian serius agar kehadiran kaum intelektual dalam menyuarakan kebenaran harus berbeda dengan yang lain.


“Sebagai kaum intelektual kalian boleh memberikan pendapat atau menyampaikan aspirasi kalian, tetapi hendaknya dilakukan dengan cara – cara yang bermartabat sebagai kaum intelektual.


Dan harus diingat dan dipahami karakter kaum intelektual yang harus kalian kedepankan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat sehingga cara – cara penyampaian aspirasi benar – benar yang elegan dan bermartabat dan harus berbeda dengan elemen masyarakat lainnya. Sehingga perjuangan kalian kader muda intelektual bisa menjadi barometer bagi kelompok lain dalam menyuarakan kebenaran dan keadilan,”kata Bupati Djafar


Bupati Djafar mengharapkan kegiatan kaderisasi pekan penerimaan anggota baru yang dilaksanakan hari ini mampu menghasilkan kader yang berjiwa progresif, militansi dan revolusioner dalam spirit “pejuang pimikir, pemikir pejuang,” yang mampu dan berani memperjuangkan sebuah perubahan.


Sementara itu Ketua panitia, Ambrosius Sede dalam laporannya mengatakan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan dengan ideologi Marhaenisme dan ber-mottokan “pejuang pemikir – pemikir pejuang,” yang kehadirannya dari, oleh dan untuk rakyat, dan akan terus berjuang dalam rangka menyiapkan lapisan kader yang mampu mengaktualisasikan segala potensi yang dimiliki dalam kehidupan bermasyarakat serta memiliki sikap tanggap, tangguh dan trengginas.


Ambrosius mengatakan bahwa pekan penerimaan anggota baru (PPAB) mempunyai tujuan mendidik anggota GMNI untuk menjadi kader – kader GMNI yang memiliki kecakapan organisatoris dan kematangan ideologis serta dapat menerapkannya dalam kehidupan berorganisasi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

(ria)

Addthis
You are here