.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

HAWAN KE-75 KEMBALI DIPERINGATI DI WATUNGGERE

Hari Pahlawan (HAWAN) ke- 75 Tingkat kabupaten Ende kembali diperingati di Watunggere Kecamatan Detukeli Selasa (10/11) melalui upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dan Bupati Ende Drs. H. Djafar H. Achmad,MM bertindak selalu Inspektur Upacara.

 

Pada kesempatan tersebut Bupati Djafar Achmad membacakan amanat tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliarti P. Batubara.

 

Dalam sambutannya, Mensos Juliarti Batubara mengatakan, perjuangan para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi seluruh masyarakat Indonesia untuk meneruskan perjuangan mereka.

 

Menurut Mensos Juliarti, apabila para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata, tetapi perjuangan masyarakat Indonesia saat ini adalah berjuang melawan kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan juga berjuang melawan pandemi covid 19.

 

Meskipun dalam masa pandemi covid, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 ini demikian Juliatri, diharapkan tidak kehilangan maknanya, bahkan peringatan kali ini dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Usai upacara bendera dilanjutkan dengan Ziarah Nasional yang dipusatkan di makam pahlawan Marilonga dengan Inspektur Upacara Dandim 1602 Ende, Letkol. Inf. M. Wirya Arthadiguna.

 

Pada kesempatan tersebut Dandim Arthadiguna meletakan karangan Bunga di makam Marilonga dan selanjutnya bersama Bupati Djafar serta undangan lainnya menaburkan bunga tabur dimakam Marilonga.

 

Pada peringatan hari Pahlawan ke-75 ini, pasukan Ana Fua Marilonga yang terambil dari para pelajar di Kecamatan Detukeli juga menjadi peserta upacara.

 

Mengenakan pakaian adat dengan perlengkapan busur dan anak panah pasukan Ana Fua diberikan kehormatan memasuki tempat upacara setelah semua peserta upacara termasuk Bupati Ende selaku Inspektur Upacara berada di tempat upacara.


(Prokopim Ende/.Helen Mei (eln))

Addthis
You are here