.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

PEMDA ENDE SIAP MENERIMA PEMULANGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) ASAL ENDE

altRencana Pemerintah Pusat untuk melakukan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada dan berkerja di beberapa Negara di luar negeri, kurang lebih sebanyak 34 ribu orang ditengah penyebaran pandemi virus corona (covid-19),disambut positip dan siap menerima oleh Pemerintah Kabupaten Ende. Hal ini disampaikan dalam rangka sosialisasi oleh Koordinator Bidang Komunikasi dan Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Ende, Rindo Rette Siprianus,ST di ruang kerjanya, Jumad (5/6-2020).

 

Dikatakan Rette Siprianus, dalam rangka sosialisasi tentang kehadiran atau kedatangan para pekerja migran Indonesia yang berasal dari Ende yang selama ini bekerja di Luar Negeri, perlu dilakukan sosialisasi tentang hal-hal apa yang harus dilakukan dan diperhatikan dalam rangka menerima mereka. “Pemerintah Kabupaten Ende, dalam hal ini gugus tugas penangan covid-19 Kabupaten Ende dalam rangka sosialisasi tentang kehadiran atau kedatangan pekerja asal Ende yang selama ini berkerja diluar negeri, pemerintah pusat bersama pemerintah propinsi telah menyampaikan informasi ini melalui Video Conference (Vicon). Oleh karena itu, kami dari Dinas Kominfo Kabupaten Ende menyampaikan pemberitahuan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat agar kita bahu-membahu dan bersama-sama mengikuti arahan pemerintah tentang protokoler kesehatan penanganan pandemi covid-19”kata Rette Siprianus.

 

Dijelaskan kehadiran para PMI tersebut harus direspon secara baik. “kita semua diminta wajib merespon kehadiran mereka secara baik. Kita menyadari PMI tersebut adalah mereka-mereka yang datang dari berbagai arah dan negara belahan dunia termasuk yang menggunakan jalan tikus, dengan catatan riwayat pandemi covid-19. Untuk itu, bagi masyarakat yang mengetahui para PMI yang datang dan hadir di kampung-kampung yang tidak melalui tim gugus tugas kabupaten, untuk segera disampaikan ke Kabupaten, atau yang bersangkutan diarahkan ke Stadion Marilonga sebagai tempat karantina”tegasnya.

 

Ditambahkan, bahwa para PMI yang akan datang akan difasilitasi oleh pemerintah, semuanya tetap ditangani secara protokol kesehatan. “semua penanganan protokol kesehata, baik terhadap warga masyarakat umum atau bagi PMI dilakukan dengan protab yang sama. Semua mereka akan dibawah ke Stadion Marilonga, untu diperiksa kesehatannya, apabila yang bersangkutan itu dinyatakan sehat dan negatif covid-19, maka yang bersangkutan akan dipulangkan dan dilakukan karantina dirumah atau desa masing-masing, asal para PMI,secara mandiri. Hal lain yang juga wajib diperhatikan adalah, penyampaian yang disampaikan Kominfo Ende ini adalah bentuk informasi sebagai bagian sosialisasi yng waji diindahkan oleh masyarakat”katanya sebagai bentuk sosialisasi

 

Terkait pelaksanaan New Normal Covid-19 Kabupaten Ende, Rette Siprianus menyampaikan bahwa, secara garis besar, New Normal adalah bentuk atau pola yang diterapkan oleh pemerintah melalui tim gugus tugas nasional tetang tatanan kehidupan baru dalam situasi pandemi covid-19. “mengapa harus ada pertimbagan tatanan hidup baru, karena hal ekonomi masyarakat yang menjadi perhatian pertama, dan yang kedua dari masyarakat harus dpilah-pilahkan dengan kriteria, seperti masyarakat petani, masyarakat nelayanan,penambang, masyarakat pembisnis, masyarakat dunia usaha. Mereka semua tidak bisa hidup dan kerja secara masyarakat. New Normal hadir sebagai bentuk antisipasi mengatasi persoalan kelancaran penanganan ekonomi negara. Sehinnga kita kembali menjalankan normalisasi dengan mengedepankan protokol kesehatan seperti, tetap menggunakan maker, jaga jarak, hindari kerumunan dan jaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar”pintanya.*

 

endekab.go.id-robiasrarepi

Addthis
You are here