.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

PENANGANAN COVID -19 ENDE PERKUAT LAGI LINI-LINI PERBATASAN

altKeseriusan Pemerintah Kabupaten Ende dalam penanganan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Ende, dengan cara memperkuat pengawasan arus keluar masuk orang dilini-lini perbatasan. Hal ini diungkapkan Bupati Ende, Drs. H.Djafar H.Achmad,MM usai melakukan evaluasi pelaksanaan gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Ende di Lantai II Kantor Bupati Ende, Rabu, 15 April 2020.

 

“kita sudah bekerja baik walaupun masih ada kekurangan, laut, udara dan darat kita perkuat pengawasannya kembali, sehingga kita bisa terhindar dari penyebaran virus corona,”katanya.

 

Menurutnya evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui hal-hal apa saja yang sudah dilakukan selama proses penanganan hingga bulan April 2020 ini. “kita evaluasi dulu biar kita tau apa yang sudah kita lakukan hingga bulan april ini. Biar kita bisa, perbaik yang kurang-kurang, dan yang baik terus kita dorong,”tegas Bupati Djafar.

 

Terkait anggaran yang ada dan berapa nilai anggaran yang sudah tersedia, secara diplomatis Bupati menjelaskan bahwa, dari dana yang ada sudah tersedia sebanyak 10 miliar dari yang direncanakan sebesar 23 miliar. Dana yang kita siap saat ini 10 miliar, kita sudah bagi untuk perencanaan tak terduga, untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah, 1,5 miliar untuk saat ini. 500 juta untuk kegiatan sosial, belanja barang dapur umum karantina terpusat.

 

Untuk ketersediaan dana, Bupati Djafar menjelaskan bahwa ketersediaan anggaraan covid-19 di Ende anggaran mengikuti kebutuhan yang ada dilapangan. “pemerintah dan DPRD Ende kemarin bersepakat,untuk kebutuhan penanganan covid-19 di Ende disiapkan sehingga Dana DAK dan DAU semua dipending, utamakan penggunaan dana penangan covid-19, jadi dana DAK dan DAU jangan dulu bergerak, semua dana kita fokuskan pada penanganan program kemanusiaan”katanya.

 

endekab.go.id-robiasrarepi

 

 

 

Addthis
You are here