.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

PENUMPANG LAMBELU DITETAPKAN SEBAGAI OTG

alt22 orang penumpang yang kapal,KM Lambelu yang bersandar di Maumere asal Ende, dan dijemput oleh Pemerintah Kabupaten Ende. ke-22 orang tersebut ditetapkan Gugus Tugas Kabupaten Ende sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Penetapan ini sampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Ende, dr.Muna Fatma juga sebagai Kadis Kesehatan Kabupaten Ende dalam konferensi pers kepada media, Kamis, 09 April 2020.

 

Dikatakan, bahwa sehari sebelumnya pemerintah Kabupaten Ende menyatakan warganya yang menumpang KM.Lambelu hanya sebagai pelaku peralanan dalam pemantauan, namun setelah dilakukan diskusi dan pemeriksaan maka pemerintah dan gugus tugas menetapkan lagi dengan istilah orang tanpa gejala atau OTG.

“jadi kita bisa simpulkan sendiri bahwa dari ke-22 orang penumpang warga kita yang kita jemput, kita masukan kedalam kategori OTG”katanya seraya menerangkan bahwa Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang sempat terkontaminasi atau kontak dengan orang-orang yang terpapar dengan covid-19 dari daerah terjangkit.

 

Untuk sementara mereka dikarantina terpusat dulu di Stadion Marilonga, sambil lakukan observasi dan lakukan aktivitas olah raga serta literasi bagi warga Ende tersebut. Untuk kondisi penumpang tersebut, dr. Muna belum memastikannya dengan menggunakan Rapid Test karena pihaknya masih menunggu pemeriksaan dan harus menjalankan 14 hari karantina.alt

 

Dipindahkan ke Rujab Bupati Jalan Eltari

Sikap sosial yang dilakukan oleh Bupati Ende, Drs. H.Djafar H. Achmad,MM mendapat respon positip masyarakat Ende, ini dibuktikan dengan sikap proaktif dari para penumpang KM.Lambelu, mengikuti proses pemindahan tersebut.

 

Kepada media secara terpisah Bupati Djafar mengatakan, alasan pemindahan karantina dari Stadion Marilonga menuju Rujab Bupati Jln Eltari, semata dilakukan karena faktor sosial dan kelayakan bagi peserta karantina. “kita sementara pindahkan ke Rujab Eltari dulu, sambil kita membenahi semuanya dan kita dapatkan gedung atau hotel yang layak untuk karantina. Di Stadion masih banyak kekurangan, air kita benahi kita perbaiki, saya tetap bertanggung jawab sebagai bupati kalian semua, saya tanggung jawab, kita perbaiki dan lengkapi secara bersama-sama,”kata Bupati Djafar.

 

(endekab.go.id-robiasrarepi)

Addthis
You are here