.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

BUPATI ENDE PANTAU KESIAPAN RSUD ENDE JADI RUMAH SAKIT RUJUKAN COVID-19

altBupati Ende, Drs. H.Dafar H.Achmad, MM memantau kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Proses pemantauan dilakukan Bupati Djafar didampingi Dandim 1602 Ende, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi, Pimpinan OPD serta awak media. Kegiatan dilakukan pada, Selasa 24 Maret 2020.


Pada kesempatan itu, Bupati Djafar meminta Direktur RSUD Ende untuk mendata kebutuhan peralatan termasuk APD (Alat Pelindung Diri) untuk diintervensi anggarannya. Direktur RSUD Ende, dr. Aries Dwi Lestari saat ditanya Bupati Djafar tentang kesiapannya menjelaskan, pada prinsipnya RSUD Ende siap menjadi salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.


“Untuk saat ini kami sedang melakukan pembenahan infrastruktur sebagai persyaratan sebagai rumah sakit rujukan covid-19 dan kami siap menjalankan tugas kemanusiaan ini”, katanya dan mengatakan kepada Bupati Djafar bahwa pihaknya sedang mengerjakan tambah 7 ruangan tambahan untuk isolasi yang sebelumnya hanya 2 ruangan.


Terkait dengan kesiapan tenaga medis, menurut dr.Aries bahwa secara ketenagaan mereka siap walau masih ada kekurangan, namun karena penanganan pasien covid-19, pihaknya tetap akan melaksanakannya dengan perlakuan khusus. Dijelaskan pula bahwa RSUD Ende juga menerima pasien rujukan dari Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo selain pasien Kabupaten Ende.


Setelah memantau RSUD Ende, pada kesempatan yang sama Bupati Djafar bersama rombongan memantau Terminal Roworeke, untuk melihat dari dekat aktivitas jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Ende melakukan penyemprotan disinfektan pada mobil-mobil yang ada diterminal serta gedung kantor Terminal Roworeke, Terminal Ndao dan Terminal Kota. Bupati Djafar meminta kepada Kadis Perhungan Kabupaten Ende untuk mendata semua kebutuhan agar bisa diintervensi anggarannya.


Kadis Perhubungan Kabupaten Ende, Mustaqim Moh. Mberu, kepada Bupati Djafar menjelaskan, pihaknya sudah mulai melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap keluar masuk mobil-mobil dari dan datang ke Kota Ende, di terminal-terminal. “Kami sudah melakukan pengawasan dan pembersihan dengan menggunakan disinfektan terhadap mobil-mobil yang keluar masuk serta di gedung-gedung terminal”, kata Mustaqim.


Sumber : RobyAsra/DiskominfoEnde


Addthis
You are here