.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

APARATUR PERTANIAN HARUS TERUS TINGKATKAN PENGETAHUAN

altBerbicara tentang ekonomi rakyat maka sektor pertanian harus menjadi titik tumpu atau landasan pijak. Sektor pertanian dalam arti luas baik tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, peternakan maupun perikanan harus menjadi entry point atau pintu masuk yang efektif dalam menggerakan roda perekonomian rakyat kita, karena pertanian sudah manjadi mata pencarian pokok sebagian masyarakat kita. Demikian disampaikan oleh Dr. dr. Agustinus G. Ngasu, M. Kes M.MR yang membacakan sambutan tertulis Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM saat membuka Acara Rapat Koordinasi Penyuluh Pertanian Tingkat Kabupaten Ende Tahun 2019 di Lantai 2 Aula Kantor Bupati Ende, Selasa (19/11/2019).

 

Menurut Bupati Djafar penyuluh pertanian sebagai bagian dari sistem pembangunan pertanian mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam program kegiatan bidang pertanian yang memprioritaskan pelaku utama dan pelaku usaha untuk berperan secara aktif dalam kegiatan penyuluhan, dimulai dari mendiagnosa permasalahan dan potensi yang ada pada diri dan wilayahnya, merencanakan kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan secara partisipaif dalam rangka meningkatkan produktivitas komoditas unggulan usaha agribisnis di wilayahnya guna peningkatan pendapatan dan kesejahteraan.

 

“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh PPL sebagai unjung tombak pendamping petani, untuk selalu senantiasa meningkatkan pendampingan” tambahnya.

 

Lanjut Bupati Djafar tujuan dari peningkatan pendampingan adalah untuk menjamin peningkatan pendampingan produksi dan produktivitas pertanian terlebih pada komuditas andalan di wilayah kerja di wilayah kerja saudara-saudari dan juga menjamin kontinuitas atau keberlanjutan produksi agar tercipta lingkungan usaha yang baik yang mendukung kegiatan perekonomian masyarakat.

 

Mencermati kompleksitas permasalahan pembangunan pertanian dalam era milenial ini pemerintah telah memprogramkan revitalisasi pertanian termasuk revitalisasi penyuluh pertanian secara nasional.diantaranya adalah penataan kelembagaan penyuluh pertanian, peningkatan kuantitas dan kualitas penyuluh pertanian, peningkatan kepemimpinan dan kelembagaan petani dan pengembangan kerja sama jejaring kerja penyuluhan pertanian dan agribisnis.alt

 

Beberapa pokok pikiran dalam rakor ini lanjut Bupati Djafar antara lain dalam rangka optimalisasi pelayanan penyuluh pertanian maka peranan PPL perlu ditingkatkan dan aparatur pertanian harus terus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sesuai perkembangan teknologi, Balai Penyuluh Pertanian diganti dengan Komando Strategi Khusus Pertanian atau KOSTRA TANI dan penyuluh akan menjadi Kopasus Pertanian, data yang menjadi dasar semua kegiatan yang perlu diinput dalam SIMLUH dan terus di update, kelompok tani yang sudah ada perlu diberdayakan dan didampingi secara terus menerus dalam wadah Gapoktan dan dalam menjalankan tupoksinya PPL perlu berkoordinasi dengan pemerintah dan masyarakat setempat.

 

Diakhir sambutannya Bupati Djafar mengajak kepada seluruh penyuluh pertanian agar bekerja sama dan sama-sama bekerja serta bekerja cerdas untuk Kabupaten Ende.

 

 

Penulis: Densy W. Wisangkoli/ Diskominfo Ende

Addthis
You are here