.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

STUNTING JADI PERHATIAN PEMKAB ENDE

altPersoalan stunting saat ini menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Ende untuk diatasi. Berbagai terobosan terus dilakukan agar terjadinya penurunan prevalensi stunting.

Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Keluarga untuk Intervensi Penurunan Prevalensi Stunting yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Ende melakukan intervensi penurunan prevalensi Stunting di Kabupaten Ende.

 

Kegiatan sosialisasi yang dibuka Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Nyo Cosmas, SH mewakili Bupati Drs. H. Djafar H. Achmad, MM di pusatkan di Graha Ristela jln. Eltari, Selasa(12/11/2019).

 

Bupati Ende dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Nyo Cosmas, SH mengatakan, tingginya prevalensi Stunting di Kabupaten Ende salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat dalam hal ini keluarga terkait Stunting.

Oleh karena itu kegiatan sosialisasi ini kata Bupati Djafar Achmad menjadi bukti nyata adanya kepedulian pemerintah untuk membangun sinergisitas peran antar semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama memikirkan dan menyelesaikan persoalan Stunting di Kabupaten Ende.alt

 

"Stunting bukan hanya persoalan dan tanggung jawab pemerintah saja, tetapi harus jadi tanggung jawab kita bersama. Apabila kita merasa Stunting jadi tanggung jawab bersama maka kita punya kepedulian untuk sama-sama cari jalan keluar atasi Stunting" pungkas Bupati Djafar.

Sementara panitia penyelenggara dalam laporannya yang disampaikan Lea Paulita K. Irene, Spd. Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter pada Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende mengatakan, tujuan diselenggarakan kegiatan sosialisasi ini adalah selain untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta tentang pendidikan keluarga pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan dalam upaya pencegahan Stunting dan memfasilitasi peserta untuk melaksanakan kelas orang tua tentang pendidikan keluarga 1000 hari kehidupan.

Peserta kegiatan ini jelas Lea Paulita berasal dari Tim Penggerak PKK kabupaten, kecamatan dan desa serta pengelola PAUD dan dilaksakan hingga tanggal 14 November nanti.

 

 

(Humas Ende/ Helen Mei (eln)).

Addthis
You are here