.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

AKSES INFORMASI SEMAKIN MUDAH DENGAN HADIRNYA BTS AEWORA

altPeresmian BTS (Base Transceiver Station) Aewora berlangsung di Desa Aewora Kecamatan Maurole, Senin (28/10/2019).

 

Dalam sambutan tertulis Bupati Ende Drs. H. Djafar H. Achmad, MM saat meresmikan Pembangunan BTS yang dibacakan oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Kornelis Wara, S.Sos mengatakan bahwa kondisi topografi Kabupaten Ende yang berbukit, mengakibatkan banyak desa masih mengalami blank spot area jaringan telekomunikasi, sehingga secara tidak langsung berdampak kepada terbatasnya masyarakat mengakses informasi khususnya informasi dibidang perekonomian, perindustrian, pertanian, perdagangan dan sektor-sektor lainnya.

 

Tambahnya kehadiran telekomunikasi menjadi sangat penting dan bermanfaat bagi daerah-daerah terpencil, padahal saat ini, dengan pekembangan jaman yang semakin pesat masyarakat dituntut untuk bisa berinovasi sesuai usaha atau pekerjaan yang ditekuni, sehingga dapat bersaing di eras pasar bebas ini.

 

Lanjut Bupati Djafar, kehadiran BTS ini menjawabi kerinduan masyarakat untuk semakin mudah dan cepat mengakses informasi, sehingga tidak teringgal dari daerah-daerah lain terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan keluarga.alt

 

Kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kominfo Bupati Djafar menyampaikan terima kasih dan apresiasi karena telah membangun dan memperluas jaringan telekomunikasi sampai di wilayah desa aewora, dengan harapan perluasan jaringan ini tidak hanya di wilayah Kecamatan Maurole tapi menjangkau sampai ke kecamatan-kecamatan lainnya.

 

Harapan Bupati Djafar juga ditujukan kepada masyarakat Aewora agar menggunakan secara bijak media-media informasi yang ada, terutama dalam hal mengakses untuk ha-hal yang positif yang menjunjang usaha dan kerja yang digeluti dan kepada oang tua untuk selalu melakukan pengawasan kepada anak-anaknya dalam menggunakan media social yang ada agar tidak salah mengakses informasi yang merugikan dan menyesatkan.

 

Penulis: Densy W. Wisangkoli/Diskominfo Ende

 

Addthis
You are here