.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

BALMON KELAS 1 KUPANG MENYELENGGARAKAN SOSIALISASI PERATURAN BIDANG TELEKOMUNIKASI DAN UNAR KABUPATEN ENDE TAHUN 2018.

Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas 1 Kupang bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Ende dan ORARI Daerah NTT serta Lokal Ende menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Bidang Telekomunikasi dan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Kabupaten Ende Tahun 2018, bertempat di Aula Hotel Flores Mandiri, Jalan Melati No. 1, (Sabtu 17/11/2018).


Bupati Ende, Ir. Marselinus Y.W. Petu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Setdakab. Ende, Nyo Cosmas, SH pada pembukaan kegiatan menyampaikan terima kasih kepada Balai Monitor Spektrum frekuensi Radio Kelas 1 Kupang, Diskominfo Kab. Ende serta ORARI Daerah NTT dan Lokal Ende yang telah melaksanakan sosialisasi seperti ini serta Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) di Kabupaten Ende.


Lanjut Bupati Marsel, upaya mensosialisasi peraturan bidang frekuensi ini sangat diperlukan sebab Frekuensi Radio merupakan sumber daya alam terbatas (Limited Natural Resources) yang berperan strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Peran strategis Frekuensi Radio ini, kata Bupati Marsel, terlihat dari fungsi dan manfaat dalam memperlancar arus komunikasi dan informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pertahanan keamanan, kegiatan industri dan perekonomian bahkan membuka isolasi bagi daerah-daerah terpencil sehingga masyarakat di pedesaan telah mampu mengakses informasi yang sedang berkembang baik melalui radio, siaran TV, internet bahkan teknologi telekomunikasi seluler atau Hand Phone.


Menyadari pentingnya peranan spektrum frekuensi radio maka pemanfaatan frekuensi radio harus dilakukan secara optimal, sehingga kepada pengguna frekuensi radio manfaatkan momentum ini karena selain dapat berkontribusi signifikan dalam upaya memberikan pemahaman yang komprehensif juga untuk mengantisipasi pesatnya dinamika perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dipicu oleh proses digitalisasi teknologi komunikasi tetapi lebih penting lagi bertujuan untuk meredam dan meminimalisir merebaknya penggunaan frekuensi radio tanpa izin dan penggunaan frekuensi radio yang tidak sesuai dengan peruntukannya diwilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur khususnya di Kabupaten Ende kata Bupati Marsel.


Acara pembukaan dilanjutkan dengan penyerahan Plakat dan penyematan Rompi ORARI Lokal Ende dari Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Kupang, Trijoko, SE,MM kepada Pemerintah Kabupaten Ende yang diterima oleh Asisten 2 Setdakab Ende, Nyo Cosmas, SH yang mewakili Bupati Ende.


Setelah acara sosialisasi Peraturan Bidang telekomunikasi dilanjutkan dengan pelaksanaan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Kabupaten Ende, yang diikuti oleh 58 peserta, dimana peserta ada yang berasal dari kabupaten tetangga yaitu Kabupaten Sikka 1 orang, Kabupaten Ngada 3 orang dan 1 peserta dari Denpasar Bali .


(Valentinanong/DiskominfoEnde)

Addthis
You are here