.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

PERINGATI HKN, BUPATI ENDE AJAK PELAYAN KESEHATAN MELAYANI DENGAN SENYUM

altKesehatan itu harus datang daripada sikap dan mental yang harus ditunjukan oleh Pelayan Kesehatan. Layani pasien dengan senyum yang didasari dengan cinta. Harus tahu betul bahwa bagian cinta terhadap sehat harus ada pengorbanan. Hal ini disampaikan oleh Bupati Ende, Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu saat membuka acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke -54 di Desa Loboniki, Kecamatan Kotabaru, Selasa (13/11/2018).

 

Di saat yang sama, membacakan sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Bupati Marsel menyampaikan bahwa, peringatan HKN ke-54 ini sebagai momentum yang baik untuk mengingatkan kita bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud apabila semua komponen bangsa berperan serta dalam upaya kesehatan dengan memprioritaskan promotive-preventive tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif.

 

Tak hanya itu, peringatan Hari kesehatan nasional ke-54 yang bertepatan dengan 4 tahun kepemimpinan Jokowi-JK, patut disyukuri karena berbagai program kesehatan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik.

"Hal ini dapat kita refleksikan melalui hasil -hasil pembangunan kesehatan yang meliputi upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu layanan," katanya.


Disampaikannya, bahwa peran pemerintah untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan melalui perlindungan finansial telah dibayarkan iuran bagi Penerima Bantuan Iuran (PIB) yakni 87,8 juta jiwa pada tahun 2015 menjadi 92,3 juta jiwa. 


Fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menerima layanan JKN dari 19.969 tahun 2015 menjadi 21.763 pada tahun 2017. Untuk fasilitas tingkat lanjutan juga mengalami peningkatan dari 1.847 faskes tahun 2015 menjadi 2.292 pada tahun 2017.


Pemenuhan sumber daya manusia kesehatan untuk memenuhi akses pelayanan kesehatan khususnya di daerah-daerah terpencil perbatasan dan kepulauan di (DTPK) hingga tahun 2017 pemerintah telah menempatkan 6.316 tenaga kesehatan melalui Nusantara Sehat (NS), Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS)  serta penugasan khusus calon dokter spesialis.

  

"Saat ini untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan telah terdapat 104 rumah sakit rujukan regional, 20 rujukan provinsi, empat RS rujukan nasional dan 408 RSUD lainnya," jelas Bupati Marsel.alt

Namun selain keberhasilan tersebut, diakui masih ada tantangan permasalahan kesehatan yang masih terjadi Indonesia, diantaranya masih tingginya angka kematian ibu, tingginya angka kurang gizi penyakit menular dan tidak menular ini harus segera diselesaikan.


"Jika kita ingin meningkatkan kualitas hidup saat ini dan masa yang akan datang terutama Puskesmas ini, perlu saya ingatkan pada para Kepala Dinas dan Kepala Puskesmas agar mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki dalam rangka menyelesaikan permasalahan kesehatan di daerah masing-masing," imbau Bupati Marsel menyampaikan pesan Menteri Kesehatan.

 

Hari Kesehatan Nasional tahun 2018 dalam diperingati menjadi satu rangkaian kegiatan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Tema yang diangkat adalah“Aku Cinta Sehat”, dengan subtema “Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita”


Tema tersebut sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga, mengajak seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. 


Acara peringatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Kabupaten Ende dihadiri pula Para Unsur Forkopimda, Wakil Bupati Ende, Sekretaris Daerah Kab. Ende, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Para Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Ende, Ibu Ketua Penggerak PKK Kab. Ende, Para Camat, Lurah dan Kepala Desa, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Ende beserta Staf, Direktur RSUD Ende beserta staf, Para pimpinan Puskesmas, Pustu dan Polindes se wilayah Kabupaten Ende, para insan di bidang kesehatan, serta para undangan lainnya.

  

Dus Rangga/DiskominfoKabEnde

 

Addthis
You are here