.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

BUPATI MARSEL”UMSINI HADIR BUKTI KAMI TIDAK SEKEDAR JANJI”

Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu menegaskan kehadiran KM Umsini di wilayah Kabupaten Ende  setidaknya membuktikan kepada masyarakat bahwa  dirinya bersama Wakil Bupati, Drs. H. Djafar H. Achmad,MM  tidak sekedar janji, tapi ini suatu bentuk pembuktian kerja kami yang hanya menginginkan apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat dapat terwujud.

 

Penegasan Bupati Marsel ini disampaikan pada saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan pemerimaan pelayaran perdana KM. Umsini di pelabuhan Ipi Ende, Senin (11/9).



Penegasan Bupati Marsel ini juga mau menepis keraguan pihak-pihak tertentu yang menyangsikan apabila KM.Umsini akan melayari kabupaten Ende dan berupaya menggagalkan kehadiran KM. Umsini di wilayah ini. 

 

“kami punya satu keyakinan bahwa ketika kami bekerja  dan berupaya dalam ketulusan  untuk kepentingan masyarakat maka apapun tantangan atau halangan dapat bisa kami atasi walau ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan kehadiran KM.Umsini di wilayah kita, dan terbukti hari ini KM. Umsini bersandar di pelabuhan Ipi” pungkas Bupati Marsel.

 

 

Bupati Marsel menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada PT. Pelni Indonesia bersama seluruh jajarannya dimana telah memilih dan menjadikan Ende sebagai salah satu tempat yang menjadi rute pelayaran dari KM.Umsini. Kiranya dukungan dan kerjasama ini terus terjalin guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

 


Selain itu apresiasi yang sama Bupati sampaikan kepada  kepala Dinas perhubungan beserta jajarannya yang telah mampu menterjemahkan apa yang menjadi harapan dirinya bersama Wabup Djafar  terutama dalam tahun investasi ini,  untuk berinovasi dan membantu dan mendukung mereka  guna memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat

 

Khusus kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan pihak-pihak yang terlibat dalam aktifitaas bongkar muat di dermaga ia berharap untuk tetap menjaga dan menunjukan dan mengedepankan etika dalam melayani penumpang.

 

“Siapapun dia dan dari mana asalnya, anggaplah dan perlakukan mereka sebagai orang tua saudara, adik, kakak, anak dan keluarga saudara.”pintanya.

 

(Humas Ende/helen Mei (eln))

Addthis
You are here