.

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

AJANG PEMILIHAN DUTA PANGAN LOKAL TINGKAT KABUPATEN ENDE KEMBALI DIGELAR.

 

altDinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende kembali menggelar ajang Pemilihan Duta Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Ende yang diikuti oleh 14 kontestan yang berasal dari keterwakilan kaum muda yang peduli terhadap peningkatan konsumsi pangan lokal non beras.


Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ine Pare jalan Eltari Ende, Kamis(08/6), merupakan rangkaian tahapan seleksi yang memasuki Tahap ke 2, yang terdiri dari Tes tertulis dan wawancara dengan materi terkait pangan lokal, yang sebelumnya Tahap 1, seleksi kesesuaian persyaratan yaitu remaja perempuan yang berdomisili di wilayah Kabupaten Ende berusia 17-25 tahun, belum menikah,dan tidak terikat kontrak dengan pihak manapun dan karya tulis tentang pangan lokal tanggal 02 Juni 2017 di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kab. Ende yang lalu, setelah mengikuti seleksi tahap ke 2, akan mendapatkan 6 kontestan yang akan mengikuti Tahap 3, Grand Final yang dilaksanakan di Auditorium RRI dan disiarkan secara langsung pada kamis,(15/6).


alt

Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Duta Pangan Lokal Kabupaten Ende Tahun 2017/2018, ibu Maria Edeltrudis Mi, SP, Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Ende, saat dikonfirmasi disela-sela seleksi Tahap ke 2.

“Ajang pemilhan Duta Pangan Lokal ini merupakan agenda tetap yang sudah dianggarkan dalam DPA Tahun 2017, dimana peserta akan mengikuti 3 rangkaian tahapan seleksi, dari hasil seleksi tahap 1 dan 2 akan mendapatkan 6 kontestan yang akan melaju pada tahap 3 yaitu Grand Final yang akan terpilih siapa yang akan menjadi Duta Pangan Lokal Tahun 2017 ini”, Kata Edeltrudis.


Ajang Pemilihan Duta Pangan Lokal ini, lanjut Edeltrudis, dimaksudkan untuk memasyarakatkan pengembangan produksi dan konsumsi pangan lokal Kabupaten Ende sehingga dapat menggugah masyarakat terutama generasi muda untuk meningkatkan apresiasinya terhadap berbagai jenis pangan lokal dan bagi yang terpilih sebagai Duta Pangan Lokal ini akan menjadi wakil atau duta dalam kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pangan guna mempromosi pangan lokal non beras di Kabupaten Ende.

alt

Pada Ajang ini dinilai oleh Tim Juri yang terdiri dari 3(tiga) orang yang memiliki keahlian dalam bidang pangan kususnya pangan lokal, Hironimus Pala,S.Sos, Yayasan Tana Nua sebagai Ketua, Public Speaking, Drs. Yohanes Sehandi, M.Si sebagai anggota, Dosen Fakultas PBSI Universitas Flores dan Fashion, Ferdinandus R. Radja,S.Kom, Dinas Sosial sebagai anggota dengan parameter penilaian : Brain (kecerdasan) 50 %, Behavior (Perilaku) 30 % dan Beauty (kecantikan) 20%,dan masing-masing juri menilai salah satu aspek penilaian yang menjadi tugasnya.


Salah satu peserta kontestan pada ajang pemilihan Duta Pangan Lokal, Fransiska Ule Tena yang akrab disapa Ve, perwakilan dari AMC Puurere saat di konfirmasi mengatakan dengan mengikuti ajang ini, Ve mengajak kepada masyarakat umum khususnya generasi muda untuk kembali menggiatkan gerakan mengkonsumsi pangan lokal, mengurangi ketergantungan pada makanan yang berasal dari beras, sehingga mendukung program pemerintah “One Day Not Rice” (sehari tanpa nasi) yang diharapkan membentuk pola makan masyarakat ke arah pola yang beragam, bergizi, seimbang dan Aman (B2SA) dan juga dari segi kesehatan dapat menekan penderita diabetes.

Valentinanong/Diskominfo           

Addthis
You are here